TELUK KUANTAN – Seorang petani berusia 68 tahun berinisial MT ditemukan meninggal dunia di area perkebunan kelapa sawit Desa Tanjung Medang, Kecamatan Hulu Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Sabtu (21/3/2026). Tragedi yang merenggut nyawa warga ini diduga kuat akibat gigitan ular berbisa saat korban tengah beraktivitas.

Jasad MT pertama kali diketahui oleh pekerja kebun sekitar pukul 17.00 WIB. Saat ditemukan, pria lanjut usia tersebut sudah dalam kondisi tidak bernyawa dan tergeletak persis di samping sepeda motor miliknya. Saksi mata di lokasi kejadian, D (44) dan YF (36), langsung membenarkan temuan memilukan di area perkebunan tersebut yang kemudian dilaporkan kepada pihak perusahaan dan diteruskan ke kepolisian.

Mendapat laporan warga, Bhabinkamtibmas bersama personel Polsek Hulu Kuantan bergegas menuju lokasi. Namun, proses evakuasi jenazah tidak berjalan mulus lantaran terhambat kondisi banjir yang tengah melanda wilayah setempat.

Setelah menyusuri medan yang sulit, tim akhirnya berhasil mengevakuasi korban ke Desa Tanjung Medang sekitar pukul 20.00 WIB. Jenazah kemudian langsung dibawa menuju Puskesmas Lubuk Ambacang guna menjalani pemeriksaan medis awal.

"Dari hasil pemeriksaan luar, korban diduga meninggal dunia akibat gigitan ular berbisa," terang Kapolsek Hulu Kuantan, AKP P Aris Suranta, mewakili Kapolres Kuantan Singingi, AKBP Hidayat Perdana.

Pihak keluarga telah mengikhlaskan kepergian MT sebagai musibah dan sepakat menolak proses autopsi. Penolakan ini dibuktikan melalui penandatanganan surat pernyataan resmi. Jenazah kemudian dibawa pulang ke rumah duka untuk disemayamkan dan dimakamkan, Minggu (22/3/2026).

Peristiwa nahas ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat yang kerap menggantungkan hidup di alam terbuka agar meningkatkan kewaspadaan.

"Polisi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di area perkebunan maupun hutan, mengingat potensi bahaya dari hewan berbisa yang dapat mengancam keselamatan," imbau AKP P Aris Suranta. ***