
PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru mengajak seluruh umat Islam, khususnya pengurus masjid, untuk melaksanakan Salat Istiska guna memohon turunnya hujan kepada Allah SWT. Ajakan ini disampaikan menyusul kondisi musim kemarau yang panjang dan mulai munculnya kabut asap di beberapa wilayah Provinsi Riau.
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, mengatakan bahwa Salat Istiska menjadi salah satu bentuk ikhtiar bersama untuk meminta hujan yang membawa keberkahan. "Kami mengajak seluruh warga Kota Pekanbaru yang beragama Islam, terutama masjid-masjid di setiap kecamatan dan kelurahan, untuk memfasilitasi pelaksanaan Salat Istiska. Ini adalah ikhtiar kita bersama untuk memohon turunnya hujan dari Allah SWT," ujar Agung, Minggu (27/7/2025).
Melalui doa dan Salat Istiska, Agung berharap hujan yang membawa berkah segera turun, tidak hanya untuk Kota Pekanbaru, tetapi juga untuk seluruh wilayah di Provinsi Riau. "Mudah-mudahan Allah turunkan hujan yang membawa keberkahan bagi Bumi Lancang Kuning. Semoga kabut asap segera menghilang, udara kembali segar, dan tanaman kembali tumbuh subur setelah disiram air dari langit," harapnya.
Terkait kondisi udara saat ini, Wali Kota Agung Nugroho menyebutkan bahwa belum ada laporan resmi mengenai peningkatan kabut asap di Kota Pekanbaru. Kondisi udara hingga saat ini masih normal.
"Namun, kami tetap waspada dan berdoa, agar permasalahan kabut asap yang terjadi di daerah lain seperti Rokan Hilir dan sekitarnya juga segera berakhir," tambah Agung. ***