
PEKANBARU – Kondisi ruang kelas yang berlubang di SMP Negeri Madani Pekanbaru memantik keluhan dari pihak sekolah dan peserta didik. Menjelang masa Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) April mendatang, perbaikan infrastruktur dan kelengkapan fasilitas olahraga menjadi desakan utama kepada pemerintah daerah.
Kepala SMP Negeri Madani Pekanbaru, Abdurrahman, mengungkapkan bahwa fasilitas penunjang kegiatan belajar mengajar saat ini belum maksimal. Meski bangunan asrama dan masjid sebelumnya telah mendapat bantuan renovasi, kenyamanan belajar di dalam ruang kelas justru masih terabaikan.
"Secara umum kondisi infrastruktur sudah cukup baik. Tetapi, masih ada beberapa ruang kelas yang perlu diperbaiki, misalnya bagian atap yang berlubang," ujar Abdurrahman, Sabtu (7/3/2026).
Selain persoalan fisik bangunan, minimnya peralatan olahraga turut menjadi sorotan. Keterbatasan sarana fisik seperti bola voli dan perlengkapan futsal langsung diadukan secara lisan oleh para siswa kepada Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho.
"Para peserta didik tadi juga menyampaikan permintaan peralatan olahraga kepada wali kota. Agung merespons dengan baik dan berjanji akan membantu," ungkapnya.
Rencananya, agenda silaturahmi pemerintah daerah akan berlanjut dengan pelaksanaan salat tarawih bersama di lingkungan sekolah tersebut. Kehadiran para pejabat daerah diharapkan mampu membuka mata pemerintah terhadap kondisi riil fasilitas pendidikan yang ada sebelum tahapan pendaftaran murid baru dimulai.
"Kami berharap perhatian pemko terhadap sekolah dapat terus meningkat. Sehingga, kualitas pendidikan serta fasilitas pendukung bagi para siswa dapat semakin baik," paparnya. ***