
JAKARTA, GORIAU.COM - Pencarian pesawat Aviastar yang hilang mulai menemukan titik terang. Pihak Aviastar menerima laporan dua sinyal HP dari pilot dan teknisi yang terlacak.
"Kami mendapatkan sinyal HP dan ada info dari tukang kayu sekitar Palopo lihat pesawat melintas di atas terbang rendah," kata GM Manajer Komersial PT Aviasta Petrus Budi Prasetyo di Kantornya, Kalimalang, Jakarta Timur, Sabtu (3/10/2015).
"Kalau dari sinyal HP milik teknisi, sinyal HP persis 3 derajat 20 menit 14 detik lintang selatan dan 120 derajat 21 menit 7 detik bujur timur," sambungnya.
Sementara pemilik Aviastar Sugeng Triyono kepada detikcom, Sabtu (3/10/20915), berdasarkan sinyal HP yang terlacak, posisi pesawat berada di sebelah selatan Palopo, Sulawesi Selatan.
"Sinyalnya ini ada di sebelah kanan Palopo lah. Di area pegunungannya, bukan di sisi laut," ujar Sugeng.
Sugeng mengatakan, dari arah Masamba, pegunungan itu berada setelah Palopo atau di sebelah selatan. Tim SAR saat ini sedang melakukan pencarian di lokasi itu.
"Di pegunungan Setelah Palopo. Nama daerahnya Laka," kata Sugeng.
Ditambahkan Petrus, Sabtu pagi penyisiran dilakukan di area empat titik. Pihaknya juga menerbangkan dua unit pesawat twin otter 4 bravo sera dan 4 bravo kilo yang terdiri satu pesawat dari Masamba dan satu dari Ujung Pandang.
Kata Petrus, pesawat dari Masamba sudah berangkat dan landing di Ujung Pandang serta sampai di Makassar Pukul 08.40 WIB.
"Tapi karena cuaca kurang baik di daerah delta alva bravo sehingga mereka tak bisa melakukan pencarian lanjutan dan tak bisa terbang rendah di bawah 8.000 sehingga kru yang bertugas menyampaikan belum ada tanda-tanda keberadaan pesawat kami," paparnya.
"Pesawat lain yang dari Ujung Pandang juga sudah diterbangkan ke area lain dibantu dengan satu helikopter masing-masing dari TNI AD dan Polisi. Kami harap 1-2 jam helikopter dan pesawat sudah kembali ke pangkalan," pungkasnya.
Pesawat Aviastar jenis Twin Otter milik maskapai Aviastar yang terbang dari Bandara Andi Djemma, Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan (MXB) ke Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan (UPG) dilaporkan hilang kontak, Jumat (2/10/2015). Pesawat itu membawa 10 orang yang terdiri dari tujuh penumpang dan tiga kru.***