SELAIN untuk membuktikan dan meningkatkan perasaan cinta terhadap pasangan, ciuman juga sangat bermanfaat bagi kesehatan.

1. Menghilangkan Stres

Menurut psikolog Dr Samir Parikh, salah satu pentingnya ciuman dalam hubungan asmara adalah menghilangkan stres. Berciuman mencegah produksi hormon stres yaitu glukokortikoid. Hormon itulah yang menyebabkan tekanan darah tinggi, lemah otot dan insomnia.

Para peneliti juga mengungkapkan bahwa ciuman lebih dari 3 menit akan merangsang tubuh yang menghasilkan rantai kimiawi untuk menghancurkan hormon penyebab stress. Oleh karena itu, ketika suami pulang kerja dengan ekspresi lelah coba berikan ia ciuman.

2. Melancarkan Aliran Darah

Samir juga mengatakan bahwa ciuman bagus untuk kesehatan tubuh Anda. "Efeknya positif secara fisik, mental, dan spiritual sehingga meningkatkan kesehatan secara holistik. Ciuman juga memicu naiknya detak jantung, melancarkan aliran darah, meningkatkan metabolisme tubuh," tuturnya.

3. Membantu Merawat Gigi

Dunia medis telah mengakui bahwa ciuman bisa meningkatkan produksi saliva atau air liur. Saliva berfungsi membersihkan sisa-sisa makanan dari permukaan gigi sekaligus menurunkan tingkat keasaman yang menyebabkan gigi rusak atau keropos. Air liur juga mencegah pembentukan plak pada gigi.

"Apapun yang bisa meningkatkan saliva akan membantu mengurangi keasaman pada mulut yang bisa merusak gigi, termasuk berciuman. Produksi saliva yang cukup juga mencegah gigi berlubang," tutur pakar kesehatan giri Dr Vandana Jyoti.

4. Bagus untuk Paru-paru

Setelah berciuman, biasanya nafas menjadi lebih cepat. Rata-rata setelah berciuman, orang akan menghirup dan membuang nafas 60 kali dalam satu menit. Sedangkan dalam keadaan normal, hanya 20 kali tiap satu menit. Menghirup dan membuang nafas lebih sering akan mencegah berbagai gangguan di paru-paru.***