
BENGKALIS - Suasana hangat dan penuh kekerabatan menyelimuti halaman Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bengkalis di Jalan Hasanuddin, Selasa malam (22/9/2026). Ratusan peserta dari berbagai instansi dan masyarakat umum berbaur untuk mengikuti Turnamen Domino dan Tenis Meja yang diinisiasi oleh Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Bengkalis dalam rangka memeriahkan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2026.
Mewakili Bupati Bengkalis, Kasmarni, pembukaan turnamen ini dipimpin langsung oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Syahruddin. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa ajang olahraga ini didesain bukan sekadar untuk mencari pemenang, melainkan sebagai instrumen untuk merekatkan persaudaraan dan kekompakan antar warga serta abdi negara.
"Menang atau kalah itu hal biasa di arena pertandingan. Esensi utamanya adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga sportivitas dan merawat kebersamaan selama turnamen berlangsung," pesan Syahruddin kepada seluruh peserta.
Lebih jauh, Syahruddin menyampaikan apresiasi dari pemerintah daerah kepada jajaran PWI Bengkalis. Pers dinilai memiliki posisi yang sangat dibutuhkan sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan publik, terutama dalam menyuarakan program pembangunan serta menyerap aspirasi masyarakat. Sinergi ini diharapkan terus berjalan seiring upaya mewujudkan visi Bengkalis Bermarwah, Maju dan Sejahtera.
Agenda pembukaan malam itu turut disaksikan oleh sejumlah perwakilan instansi daerah, di antaranya Sekretaris Diskominfotik Bengkalis, Adi Sutrisno, perwakilan Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Bea Cukai Bengkalis, Imigrasi Bengkalis, serta Camat Bengkalis. Hadir pula perwakilan Pengadilan Negeri Bengkalis, Manata Binsar Tua Samosir, Kasi Pidum Kejari Bengkalis, Marthalius, hingga jajaran pengurus KONI Bengkalis.
Ketua PWI Kabupaten Bengkalis, Adi Putra, memaparkan bahwa turnamen ini mengusung misi untuk mendukung pembentukan sumber daya manusia yang sehat dan tangguh. Melalui tema "Membangun Sportivitas, Silaturahmi dan SDM Unggul Melalui Domino dan Tenis Meja dalam Mendukung Terwujudnya Bengkalis Bermasa", ia menyebut olahraga adalah medium yang tepat untuk mempererat hubungan sosial dan menanamkan kedisiplinan.
"Kami berharap turnamen ini tidak hanya melahirkan para juara, tetapi juga memperkuat silaturahmi antara insan pers, komunitas olahraga dan seluruh elemen masyarakat. Menjunjung tinggi sportivitas dan persaudaraan merupakan kemenangan yang sesungguhnya," ujar Adi Putra.
Dalam kesempatan yang sama, ia juga menyempatkan diri mengisahkan napak tilas berdirinya SIWO PWI pada 20 Juli 1966 di area tangga Gedung KONI Pusat Senayan, Jakarta. Organisasi ini memiliki rekam jejak sejarah yang panjang dalam dunia olahraga nasional, bahkan menjadi salah satu elemen yang turut berperan dalam proses terbentuknya KONI di Tanah Air.
Kompetisi yang mempertemukan utusan dari berbagai instansi, organisasi, dan warga sipil di Kabupaten Bengkalis ini diyakini mampu menumbuhkan budaya hidup sehat. SIWO PWI Bengkalis menargetkan agenda seperti ini dapat terus digelar untuk memupuk semangat kebersamaan di tengah masyarakat lintas profesi. ***