PEKANBARU – Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) tengah memfinalisasi penyusunan kurikulum Outcome Based Education (OBE) yang akan diterapkan mulai tahun akademik 2025/2026. Proses ini melibatkan berbagai Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) sesuai rumpun keilmuan untuk memastikan kurikulum memenuhi standar akreditasi unggul.
Rektor Umri, Dr H Saidul Amin, MA, menyebut kurikulum sebagai "urat nadi" perguruan tinggi.
"Education is learning to become. Perguruan tinggi harus adaptif agar tetap eksis dan memberi dampak nyata bagi masyarakat," ujarnya, Selasa (26/8/2025).
Bimbingan Teknis (Bimtek) kurikulum OBE telah digelar sejak akhir Juli hingga Agustus 2025, melibatkan Fakultas Kedokteran, Teknik, FKIP, Fikom, Hukum, FEB, dan FMIPA-Kes. Narasumber dari LAM-PTKes, LAM Teknik, LAMDIK, LAMSAMA, hingga LAMPSPAK memberikan arahan teknis agar kurikulum benar-benar selaras dengan kebutuhan industri, teknologi, dan tuntutan global.
Wakil Rektor I Umri, Dr Hj Wirdati Irma, SPd, MSi, menegaskan revisi kurikulum ini harus segera diimplementasikan.
"Harapan kita, kurikulum siap dipakai semester ganjil mendatang. Ini berdampak langsung pada kualitas lulusan dan reputasi institusi," jelasnya.
Wakil Rektor II, Dr H Baidarus, SAg MM, menambahkan OBE menjadi kunci akreditasi ke depan. "Dunia industri dan teknologi berkembang cepat. Lulusan harus tidak hanya kompeten, tapi juga mampu bersaing secara global," katanya.
Direktur Akademik UMRI, Dr Jupendri, SSos MIKom, menargetkan draf final kurikulum OBE sudah siap diberlakukan mulai 15 September 2025. Ketua LP2KM, Risnal Diansyah, SKom, MTI, PhD, menegaskan revisi ini mendesak karena 16 Prodi akan menghadapi akreditasi ulang pada 2026.
Dekan FEB, Mizan Asnawi, SE, Mec Dev, menilai Bimtek membantu merumuskan kurikulum lebih terarah. Sementara Dekan FMIPA-Kes, Dr Prasetya, MSi, menekankan pentingnya adaptasi teknologi, khususnya kecerdasan buatan di dunia kesehatan.
Kehadiran LAM dalam Bimtek ini disebut sebagai garansi mutu, sekaligus memperkuat langkah UMRI menuju akreditasi unggul dan melahirkan lulusan kompetitif yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta industri. ***


