BANGKOK, GORIAU.COM - Seorang turis asal Amerika Serikat yang sedang berlibur di Thailand tewas ditikam gara-gara tak mau berhenti menyanyi di bar. Pelaku penikaman adalah pemain band yang kesal karena korban tak mau berhenti, padahal mereka sudah kelelahan.

Seperti dilansir AFP, Rabu (31/7/2013), insiden ini terjadi di sebuah bar bernama Longhorn Saloon yang ada di kawasan wisata pantai Ao Nang, Krabi, Thailand. Saat itu korban, Bobby Ray Carter (51) tengah mengunjungi bar tersebut bersama anaknya, Adam (27).

Karena menolak berhenti menyanyi, Carter dan anaknya terlibat perkelahian dengan tiga anggota band yang biasa bermain di bar tersebut. Carter ditusuk dua kali di bagian dada, sedangkan anaknya terkena tusukan di bagian lengannya.

Polisi kemudian menangkap tiga musisi Thailand tersebut di lokasi kejadian. Kepada polisi, ketiganya mengakui telah menusuk dua turis AS tersebut.

''Korban dan anaknya bertikai dengan tiga musisi karena korban tidak mau berhenti menyanyi ketika para musisi itu akan istirahat,'' jelas polisi wisata setempat, Letnan Kolonel Attapong Seanjaiwuth.

''Korban kemudian meminta agar uang tip yang dia berikan dikembalikan. Tapi terjadilah perkelahian di luar pub. Korban ditusuk dua kali dan akhirnya meninggal saat dalam perjalanan ke rumah sakit setempat,'' imbuhnya.

Dalam beberapa bulan terakhir, keamanan warga atau turis asing di Thailand menjadi sorotan tersendiri. Otoritas setempat mendapatkan banyak keluhan dari para turis, mulai dari penipuan jasa jet ski, minuman beracun, perampokan, penyerangan dan bahkan pemerasan oleh polisi setempat.

Padahal setiap tahunnya tercatat sebanyak 22 juta turis asing mengunjungi Thailand. Melihat situasi ini, sejumlah diplomat asing meminta agar otoritas setempat melakukan tindakan tegas dengan segera.***