SINGAPURA, GORIAU.COM - Pada perdagangan pasar forward Singapura hari ini, kurs Rupiah mengalami lonjakan yang cukup signifikan setelah hasil pemilihan Presiden RI sementara di menangkan oleh capres-cawapres Jokowi – JK. Dan lonjakan ini merupakan kenaikan tertinggi sejak 14 Februari lalu.
Nilai kurs Rupiah untuk kontrak 1 bulan di pasar forward Singapura naik 1,5 persen menjadi 11,573 per dolar menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg. Sejak 3 Juli 2014 harga kontrak telah naik 3,7 persen di tengah spekulasi Jokowi sedang menuju kemenangan dalam pilpres tahun ini.
Kemenangan Jokowi-JK ini diperkirakan akan terus mengangkat nilai kurs Rupiah bahkan beberapa perkiraan analis pasar forward di Singapura memprediksi nilai kurs Rupiah akan rally di 11,300 per dolar sebaliknya jika kubu Prabowo menang akan membuat kurs Rupiah anjlok menuju kisaran 12,000 per dolar.
Hasil pilpres 2014 hari ini akan dimumkan resmi oleh KPU pada tanggal 22 Juli 2014 namun dari hasil perhitungan 8 lembaga survey ada 6 lembaga yang menunjukkan perhitungan kemenangan Jokowi-JK. Dari hasil survey yang dilakukan Vibiz Research juga mengharapkan kurs Rupiah meningkat kembali.
Sebagai informasi kurs Rupiah yang diperdagangkan di pasar valas Indonesia kemarin (8/7) kurs jual Rupiah pada kisaran Rp. 11753/USD dan kurs BI (beli) sekitar Rp 11637/USD. Selain itu pergerakan di pasar bursa saham jelang pilpres, IHSG sudah naik 2,4 persen dalam dua hari terakhir . Juga dilaporkan imbal hasil obligasi RI 10 tahun turun 4 basis poin menjadi 4,30 persen dari  5,875 persen dan dalam sepekan imbal hasil ini sudah turun 20 basispoin. ***