JAKARTA, GORIAU.COM - Ketua Dewan Pers Bagir Manan minta, pers tetap memelihara sifat alamiah sebagai sarana publik mengingat tahun 2014 dikenal 'tahun politik'.

Menurut mantan ketua Mahkamah Agung itu, ada beberapa unsur pers sehat yang perlu ditanam dan diamalkan."Pertama, pers harus merdeka atau bebas. Saya sering menyampaikan, pers dan kedaulatan rakyat merupakan dua sisi dari satu lembar atau satu keping mata uang," kata Bagir di Hari Pers Nasional 2014, di Hotel Grage Horizon, Bengkulu, Sabtu (8/2/2014), seperti dikuitif Goriau.com dari Inilah.com.Ia menjelaskan, pers merdeka adalah salah satu prasyarat kedaulatan rakyat. Sebaliknya, kedaulatan rakyat adalah prasayarat pers merdeka.Kedua, kata Bagir, sehat bukan sekedar memiliki kemerdekaan. Artinya, setiap kemerdekaan melekat tanggung jawab. Tidak ada kemerdekaan tanpa tanggungjawab."Sebagai sarana publik, pers bertanggung jawab kepada publik. Pers harus senantiasa bekerja demi kepentingan publik," jelasnya.Kemudian, pers sehat adalah pers yang senantiasa menjungjung profesionalisme. Esensi profesionalisme tidak sekedar memiliki keahlian dan keterampilan yang tinggi."Profesionalisme tidak dapat dipisahkan dari integritas, menjunjung tinggi moral (the most highly moral standard)," ujar dia.Keempat, pers sehat adalah pers yang dikelola sesuai dengan ketentuan hukum, prinsip manajemen yang baik. "Berbagai unsur pers sehat sangat penting dalam mewujudkan, mempertahankan dan mendewasakan kedaulatan rakyat," tandasnya.***