
PEKANBARU - Skuad PSPS Pekanbaru sukses mengamankan tiga poin penuh di hadapan pendukungnya sendiri usai menundukkan tamunya, Persiraja Banda Aceh dengan skor 2-1. Pertarungan lanjutan Liga 2 Pegadaian ini berlangsung di Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai, Sabtu (19/9/2026).
Kemenangan perdana di laga kandang ini diraih lewat sepasang gol dari kepala penyerang asing, Antonio Gamaroni. Tambahan poin maksimal tersebut sekaligus mengerek posisi tim berjuluk Askar Bertuah ke peringkat ketiga klasemen sementara dengan raihan nilai tiga, menempel ketat Persikad Depok dan PSGC Ciamis.
Hasil positif ini menjadi penyegar motivasi bagi anak-anak asuh Akhyar Ilyas yang sebelumnya harus kehilangan poin pada laga pembuka, usai ditumbangkan PSIS Semarang dengan skor tipis 0-1.
Pelatih PSPS Pekanbaru, Akhyar Ilyas mensyukuri kebangkitan mental bertanding anak asuhnya saat menghadapi perlawanan alot dari Laskar Rencong. Menurutnya, tim tamu datang dengan ambisi besar yang memaksa barisan pertahanan tuan rumah bekerja ekstra keras.
"Tiga poin ini penting buat PSPS. Kami melihat persaingan dengan Persiraja memang berat, karena mereka datang ke sini dengan motivasi tinggi. Setelah kita bisa mendapat gol pertama, pemain mulai percaya diri dan mulai tenang," urainya usai pertandingan.
Sejak peluit tanda dimulainya babak pertama dibunyikan, PSPS langsung mengambil inisiatif serangan. Upaya memecah kebuntuan membuahkan hasil pada menit ke-34. Memanfaatkan eksekusi tendangan bebas, Gamaroni yang berdiri tanpa pengawalan ketat sukses menyundul bola hingga merobek jala gawang Persiraja yang dikawal Andriyas Fransisco.
Unggul satu angka tak membuat ritme serangan tuan rumah mengendur. Menjelang turun minum, Gamaroni kembali mencatatkan namanya di papan skor. Berawal dari umpan silang akurat Asir Azis, sundulan Gamaroni gagal ditangkap dengan sempurna oleh kiper lawan. Meski bola sempat ditahan, wasit menilai si kulit bundar telah melewati garis gawang, menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0 untuk tuan rumah.
Memasuki interval kedua, intensitas serangan PSPS mulai menurun. Skuad tuan rumah lebih banyak merapatkan barisan pertahanan dan mengandalkan serangan balik, memberikan ruang bagi anak-anak asuh Jaya Hartono untuk mengembangkan dominasi penguasaan bola.
Gempuran dari kubu Persiraja akhirnya memecah kebuntuan mereka pada menit ke-64. Lewat skema tendangan sudut, Aditya berhasil memenangi duel udara. Sundulannya yang meluncur deras gagal diantisipasi dengan baik oleh penjaga gawang PSPS, Dicky Agung, sehingga papan skor berubah menjadi 2-1.
Di sisa waktu pertandingan, skuad Laskar Rencong terus menekan untuk mencari gol penyeimbang. Sejumlah peluang berbahaya tercipta di area penalti, namun barisan belakang PSPS tampil disiplin menyapu bola hingga peluit panjang tanda berakhirnya laga dibunyikan. ***