
PADANG - Sebagai daratan pertama di Indonesia yang dilintasi Gerhana Matahari Total, puncak gerhana matahari total di Pulau Pagai Selatan Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat akan terjadi pukul 07.19 WIB pada 9 Maret mendatang. Lebih awal satu menit dibandingkan pesisir barat Sumatera yang dilintasi gerhana yang puncak gerhana akan terjadi pada pukul 07.20 WIB. Puncak gerhana adalah saat matahari tergerhanai secara maksimum.
"Sebagai daratan pertama yang terkena gerhana matahari total, puncak gerhana matahari totaI di Mentawai lebih awal satu menit dibandingkan pesisir barat daratan Sumatera seperti Pesisir Selatan dan Muko-Muko yang puncak gerhananya akan terjadi pukul 07.20," kata Kepala Stasiun Geofisika Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Padang Panjang, Rahmat Triyono.
Menurut Rahmat, durasi totalitas atau lamanya piringan matahari tertutup oleh piringan bulan di Mentawai adalah 1 menit 51,6 detik.
Rahmat mengatakan gerhana matahari total sudah dimulai dari Samudera Hindia, terus ke Mentawai lalu bergerak ke timur di daratan Sumatera di Muko-Muko, Pesisir Selatan, Palembang, Tanjung Pandan, terus ke Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Palu, Ternate dan berakhir di Lautan Pasifik. Daerah yang dekat dengan lintasan gerhana matahari total akan mengalami gerhana matahari sebagian.
"Semakin dekat dengan daerah lintasan gerhana matahari total, persentase gerhana sebagiannya akan semakin besar," kata Rahmat.
Sebagian daerah paling barat di Indonesia, kontak pertama gerhana atau saat piringan matahari mulai ditutupi bayangan bulan sudah terjadi saat matahari belum terbit.
"Jadi saat matahari terbit di Sumatera Barat gerhana sudah mulai terjadi, sudah terlihat sebagian bulan sudah menutupi piringan matahari, " ujar Rahmat.***