JAKARTA, GORIAU.COM - Pemerintah dan Bank Indonesia setidaknya harus mencicil utang luar negeri dari Februari hingga Desember 2014 sebesar USD 10,9 miliar atau setara Rp123,3 triliun. Demikian data situs resmi BI.

Total cicilan utang tersebut terdiri dari pokok utang sebesar USD 8 miliar dan bunga sebesar USD 3 miliar.Masih dari data bank sentral, pada Januari 2015 pemerintah dan bank sentral direncanakan akan mencicil utang luar negeri sebesar USD 651 juta dengan pokok pinjaman USD 249 juta dan bunga pinjaman USD 401 juta.Per Januari 2014, utang luar negeri pemerintah dan Bank Indonesia telah mencapai USD 127,9 miliar. Jika ditambah dengan utang luar negeri swasta, maka total utang luar negeri Indonesia mencapai USD 269,3 miliar.Dari total utang luar negeri Indonesia tersebut memang didominasi oleh utang jangka panjang yang jangka pembayarannya melebihi dari satu tahun. Total utang jangka pendek hanya USD 46,5 miliar sedangkan utang jangka panjang USD 222,8 miliar.***