
PEKANBARU – Jumlah titik panas atau hotspot di Provinsi Riau mengalami penurunan signifikan pada Senin (28/7/2025). Berdasarkan data dari Forecaster On Duty BMKG pada pukul 23.00 WIB, tercatat hanya 16 titik panas tersebar di sejumlah kabupaten.
Kabupaten Bengkalis dan Pelalawan menjadi wilayah dengan titik panas terbanyak, masing-masing mencatat empat titik. Sementara itu, Kampar dan Kepulauan Meranti mencatat dua titik, disusul Indragiri Hulu, Siak, dan Rokan Hilir yang masing-masing satu hingga dua titik.
Penurunan ini menjadi sinyal positif di tengah musim kemarau yang masih berlangsung. Namun, potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tetap harus diwaspadai oleh semua pihak.
Secara keseluruhan, wilayah Sumatera mencatat 53 titik panas. Setelah Riau, hotspot terbanyak terpantau di Jambi dan Bangka Belitung, masing-masing 11 titik. Disusul Aceh lima titik, Sumatera Barat dan Sumatera Utara masing-masing tiga titik, Lampung dua titik, serta Bengkulu dan Sumatera Selatan masing-masing satu titik.
BMKG terus mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan serta tetap siaga menghadapi potensi karhutla selama musim kering. ***