PEKANBARU - Provinsi Riau mencatatkan hasil positif dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan. Berdasarkan pemantauan satelit hingga menjelang dini hari, tidak ada satu pun titik panas atau nihil hotspot yang terdeteksi di Bumi Lancang Kuning pada Rabu (28/10/2026).

Kondisi Riau yang bebas dari titik api ini sejalan dengan turunnya hujan berintensitas ringan hingga lebat di sejumlah kabupaten dan kota sejak pagi hingga malam hari.

"Dari pemantauan titik panas hingga pukul 23.59 WIB, menunjukkan tidak ada hotspot yang terdeteksi di Riau," terang Forecaster BMKG Pekanbaru, Gita Dewi.

Sumatera Selatan Sumbang Ratusan Hotspot

Bertolak belakang dengan Riau, wilayah tetangga di Pulau Sumatera justru masih dikepung oleh titik panas. BMKG mendata total ada 338 titik panas yang tersebar di enam provinsi.

Berikut adalah rincian sebaran titik panas di wilayah Sumatera:

  • Sumatera Selatan menjadi penyumbang terbanyak dengan 224 titik panas.
  • Lampung menyusul di urutan kedua dengan 68 titik panas.
  • Jambi mencatatkan kemunculan 35 titik panas.
  • Bangka Belitung terpantau memiliki delapan titik panas.
  • Bengkulu menyumbang dua titik panas.
  • Sumatera Barat terdeteksi menyumbang satu titik panas.

Cuaca Riau yang lembap dengan tingkat kelembapan 60 hingga 100 persen menjadi salah satu faktor peredam potensi munculnya titik api baru. Angin yang bertiup dari tenggara ke selatan dengan kecepatan 10 hingga 30 kilometer per jam turut memengaruhi kondisi atmosfer dan sebaran udara di wilayah tersebut. ***