JAKARTA - Bencana banjir dan longsor melanda dua kabupaten di Sumatera Barat, Rabu, 6 Januari 2016. Banjir merendam ratusan rumah di Kabupaten Sijunjung dan longsor terjadi di Kabupaten Limapuluh Kota.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sijunjung Hardiwan mengatakan, banjir terjadi lantaran hujan deras yang turun di Kabupaten Sijunjung sejak pukul 02.00 WIB dini hari. Akibatnya dua sungai di Kecamatan Kamang Baru meluap dan menghantam rumah-rumah warga di tiga nagari di kecamatan tersebut.
"Banjir merendam 276 rumah warga di tiga nagari tersebut," ujarnya saat dihubungi Tempo, Rabu, 6 Januari 2016. Menurutnya, tinggi air mencapai 1 hingga dua meter. Namun saat ini air sudah mulai menyusut.
Selain itu, kata Hardiwan, hujan deras juga menyebabkan longsor di 11 titik di Kecamatan Kamang Baru. Tepatnya, di jalan lintas Sumatera yang mengakibatkan macet total selama 50 menit. "Bisa kita atasi dengan bantuan dua alat berat dari Dinas PU Sumatera Barat," ujarnya.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumatera Barat R. Pagar Negara mengatakan, longsor juga terjadi di kilometer 59 Koto Alam, Kabupaten Limapuluh Kota, Rabu 6 Januari 2016 sekitar pukul 06.00 WIB. Sehingga, menutupi seluruh badan jalan lintas utama ke Pekanbaru Riau. "Terjadi antrian sepanjang dua kilometer di jalan lintas Sumatera Barat-Riau itu," ujarnya.
Menurutnya, BPBD setempat dan Dinas Pekerjaan Umum Sumatera Barat sudah membersihkan lokasi longsor dengan menggunakan alat berat 10.8. Kepolisian juga mengatur arus lalu lintas untuk mengantisipasi antrian panjang. "Sekitar pukul 12.00 WIB sudah bisa dilewati kendaraan," ujarnya.***