
PEKANBARU - Tim SAR gabungan resmi menghentikan operasi pencarian setelah menemukan jasad Fatir (9), bocah yang dilaporkan tenggelam di Sungai Siak, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru. Korban dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia Minggu (18/10/2026) sore. Insiden ini bermula saat korban terjatuh dan hanyut terbawa arus sungai ketika bermain bersama temannya.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Pekanbaru, Budi Cahyadi, SSos MM mengonfirmasi penemuan jasad korban tersebut. Laporan hilangnya warga Desa Kampung Baru itu pertama kali diterima melalui Basarnas Command Center (115) Sabtu (17/10/2026).
"Korban ditemukan pukul 15.12 WIB, sekitar lima meter dari lokasi kejadian perkara," jelasnya.
Sebelum musibah terjadi, bocah tersebut diketahui sedang bermain lempar sandal di tepian Sungai Siak bersama temannya. Korban kehilangan keseimbangan hingga terperosok ke sungai dan langsung hanyut terbawa arus. Tim Rescue Kantor SAR Pekanbaru yang tiba di lokasi segera berkoordinasi dengan unsur gabungan untuk menyisir area kejadian.
Pencarian hari pertama difokuskan pada penyisiran permukaan air menggunakan perahu karet serta upaya penyelaman. Namun, operasi terpaksa dihentikan sementara pada sore hari karena korban belum berhasil ditemukan.
Penyisiran dilanjutkan keesokan paginya dengan memperluas radius pencarian sejauh 1,5 kilometer ke arah hulu maupun hilir sungai. Tim penyelam juga dikerahkan menelusuri sekitar lokasi dengan memperhitungkan kondisi dan kekuatan arus air.
Setelah ditemukan pada sore hari, jasad korban langsung dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka. Budi Cahyadi menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh tim gabungan dan warga setempat yang membantu kelancaran proses pencarian korban. ***