PEKANBARU - Masyarakat di sejumlah wilayah Provinsi Riau diminta mewaspadai potensi fluktuasi cuaca pada akhir pekan. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang diprakirakan melanda beberapa kabupaten dan kota pada Sabtu (12/9/2026).

Kondisi cuaca pada pagi hari secara umum diprakirakan kabur hingga berawan. Namun, berdasarkan pengamatan citra radar cuaca, awan hujan mulai terbentuk di area pesisir.

"Pada pagi hari hujan dengan intensitas ringan hingga sedang kami prakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Indragiri Hilir," urai Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Anggun R.

Peringatan Dini dan Sebaran Hujan

Menjelang siang hingga sore hari, cuaca diperkirakan cerah berawan namun dengan potensi hujan yang berangsur meluas ke daratan.

Wilayah yang berpotensi diguyur hujan pada periode tersebut meliputi:

  • Kota Pekanbaru
  • Kota Dumai
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis

Memasuki malam hari, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprediksi masih bertahan di Kabupaten Bengkalis, Rokan Hilir, Rokan Hulu, dan Kota Dumai. Kondisi ini diperkirakan berlanjut hingga dini hari di wilayah Rokan Hilir.

"Kami mengeluarkan peringatan dini agar warga mewaspadai hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang di sebagian wilayah Indragiri Hilir pada pagi hari, disusul Rokan Hilir, Dumai, dan Bengkalis pada sore hingga malam hari," tegasnya.

Suhu Udara dan Gelombang Laut

Di samping prakiraan curah hujan, indikator cuaca lainnya menunjukkan suhu udara di wilayah Riau cukup terik, berada pada kisaran 23 hingga 34 derajat Celsius. Adapun tingkat kelembapan udara menyentuh angka 50 hingga 100 persen.

Untuk pergerakan angin, hembusan terpantau bertiup dari arah tenggara hingga barat dengan kecepatan antara 10 hingga 40 kilometer per jam. Sementara itu, untuk aktivitas kemaritiman, tinggi gelombang di wilayah perairan Provinsi Riau diprakirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter, yang tergolong dalam kategori rendah. ***