JAKARTA, GORIAU.COM - Orangtua mana yang tak kecewa jika ditipu mentah-mentah oleh menantunya sendiri, apalagi jika penipuan itu terkait soal keyakinan. Hal itu yang dirasakan ayah Asmirandah, Anton Zantman atas sikap Jonas Rivanno yang membantah dirinya pernah menjadi mualaf.

Menurut Anton, Jonas tak hanya menipu dirinya, tetapi juga keluarganya sendiri. Terlebih saat Jonas berikrar memeluk dan meyakini agama Islam, Anton turut hadir sebagai saksi.

''Kecewa dong pasti, saya ditipu. Keluarga dia juga ditipu. Dia (Jonas) menginjak agama, menginjak Alquran. Dia injak juga agamanya. Saya jadi saksi waktu dia jadi mualaf,'' ungkap Anton di kediamannnya, Tanah Baru, Depok, Jawa Barat, Senin (25/11).

Sebagai orang tua Anton juga merasa telah gagal mendidik Asmirandah. Ia mengembalikan semua keputusan kepada putrinya. Walaupun merasa kecewa, Anton mempersilahkan jika Asmirandah bahagia bersama Jonas dan memutuskan untuk hidup bersamanya.

''Saya kecewa, tapi kalau mereka bahagia, silakan. Jalan saya memang salah, tapi mau bagaimana. 24 tahun saya mendidik dia (Asmirandah). Semua sudah keputusan dia,'' tuturnya.

Namun kabarnya, Asmirandah sendiri sudah mendaftarkan gugatan pembatalan pernikahan ke Pengadilan Agama Depok. Persidangan perdana gugatan tersebut rencananya akan digelar pada Rabu (27/11/2013).

''Sidang pertama akan digelar Rabu, 27 November 2013. Pada hakikatnya sama, proses pemanggilan masing-masing pihak, namun yang wajib hadir itu sebenarnya pemohon kerena mempunyai kepentingan hukum,'' kata Humas PA Depok Suryadi SAg SH.

Adapun Hakim yang akan memimpin jalan persidangan telah ditentukan sesuai dengan no perkara 2390/Pdt.G/2013/PA.Dpk, yakni Drs Haeruman dengan beranggotakan Drs Ace Makmun dan Drs Abdul Hamid Mayeli. Sedangkan Entoh Abdul Fatah bertindak sebagai panitera.

Suryadi pun belum dapat membeberkan dari substansi materi perkara yang akan disidangkan. Pasalnya, sidang pertama sendiri baru akan digelar pada hari Rabu nanti. ''Substansi perkara belum kami bisa kami sampaikan karena sidang baru hari Rabu,'' katanya.***