
JEDDAH, GORIAU.COM - Seorang jamaah umrah asal Indonesia dirawat intensif di Rumah Sakit King Fahd, Jeddah, Arab Saudi, karena positif terinfeksi virus Middle East respiratory syndrome coronavirus (atau lebih dikenal dengan sebutan MERS-CoV). Rumah Sakit King Fahd merupakan rumah sakit rujukan bagi penanganan penderita MERS-CoV.
Jamaah tersebut bernama Jumallang Kaneng Lejja, berusia 84 tahun, asal Makassar, Sulawesi Selatan. "KJRI Jeddah setelah mendapat laporan mengenai kasus ini, Kamis (8/5/2014), langsung mengirimkan tim guna mendatangi Rumah Sakit King Fahd untuk mengetahui kondisi pasien dan memastikan langkah penanganan di rumah sakit tersebut," kata Syarif Shahabudin, juru bicara Konsulat Jenderal Indonesia di Jeddah, dalam pernyataannya yang diterima Tempo, Sabtu (10/5/2014).
Syarif menjelaskan, Jumallang masuk Arab Saudi pada 15 April 2014 dan dijadwalkan kembali ke Tanah Air pada 25 April 2014. Jumallang masuk rumah sakit pada 28 April 2014. Ia diantar anaknya dan perwakilan dari pihak travel umrah PT Sahin Amani. Pria uzur ini mengeluh sakit pada bagian dada. Hasil pemeriksaan lebih lanjut, ia dinyatakan positif terinfeksi MERS-CoV. "Saat ini ia dalam perawatan intensif di ruang isolasi Rumah Sakit King Fahd Jeddah," ujar Syarif.
Selanjutnya, kata Syarif, pemeriksaan terhadap anaknya juga akan dilaksanakan paling lambat pada Minggu, 11 Mei 2014. Sejak kemunculan virus ini pada 2012 dan belum ada vaksinnya, MERS-CoV di Arab Saudi telah memakan korban sebanyak 463 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 126 orang meninggal.
Meskipun hasil penelitian terhadap MERS-CoV oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) di Jeddah baru-baru ini tidak merekomendasikan pemberlakuan larangan berkunjung, termasuk bagi jemaah haji tahun ini, otoritas Arab Saudi telah mengeluarkan imbauan agar para calon jemaah haji maupun umrah yang telah berusia di atas umur 65 tahun, anak-anak di bawah umur 6 tahun, wanita hamil, serta orang yang memiliki catatan penyakit kronis untuk menunda perjalanannya ke Arab Saudi.***