PARIK MALINTANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman memutuskan untuk menunda pembelian mobil dinas baru bagi kepala daerah. Langkah ini diambil sebagai bentuk efisiensi anggaran dan memastikan dana dialokasikan untuk program prioritas yang lebih mendesak.

"Saya bersama Wakil Bupati Padang Pariaman, Rahmat Hidayat, telah mempertimbangkan dengan matang dan sepakat untuk menunda pengadaan mobil dinas baru," ujar Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, di Parik Malintang, Jumat.

John Kenedy menjelaskan bahwa keputusan ini merupakan bagian dari kebijakan pengelolaan anggaran yang lebih efisien, sejalan dengan Keputusan Presiden Nomor 1 Tahun 2025.

"Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah dari APBD benar-benar digunakan secara efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat," katanya.

Sebagai gantinya, anggaran yang sebelumnya dialokasikan untuk pembelian kendaraan dinas akan difokuskan pada pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, serta program kesejahteraan masyarakat.

"Dana ini lebih baik digunakan untuk memperbaiki jalan, membangun fasilitas umum, serta meningkatkan layanan bagi warga Padang Pariaman," jelasnya.

Ia menegaskan bahwa Pemkab Padang Pariaman tetap berkomitmen menjaga stabilitas keuangan daerah serta menjalankan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam setiap kebijakan yang diambil.

Untuk mendukung operasional pemerintahan, dirinya dan Wakil Bupati akan tetap menggunakan mobil dinas yang tersedia, mengingat kondisi kendaraan masih dalam keadaan layak pakai.

"Kami yakin dengan langkah ini, pembangunan di Padang Pariaman dapat berjalan lebih optimal tanpa mengganggu anggaran yang telah direncanakan untuk kepentingan masyarakat," tambahnya.

Keputusan ini diharapkan dapat membantu mempercepat realisasi program pembangunan yang sempat tertunda, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan maksimal. (ant)