JAKARTA, GORIAU.COM - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) segera melunasi tunggakan tunjangan profesi 816.651 guru di seluruh Indoesia.

"Tunggakan total ada sekitar Rp6,3 triliun, namun sudah dialokasikan di tahun 2014. Kami tinggal tunggu audit dari Badan Pemeriksa Keuangan Pembangunan (BPKP) lebih dulu," ujar Mendikbud Mohammad Nuh, di kantornya, Jakarta, Sabtu (22/3/2014).Selain oleh BPKP, audit juga dilakukan oleh Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemendikbud. Hasil audit itu nantinya akan dialokasikan ke tahun 2014. Uang tersebut, kata Nuh juga terpendam di Kabupaten Kota sejak tahun 2010-2013."Uang ada, tapi belum dipakai dan disalurkan. Inilah yang akan diselesaikan dan dikoordinasikan dengan Kementerian Keuangan dan BPKP," kata Nuh.Nuh menjelaskan, tunjangan yang menunggak bukan hanya yang akan dibayarkan pada PNS saja, melainkan juga untuk profesi guru non-PNS. Dengan demikian, Nuh berharap tunjangan triwulan satu akan dibayarkan pada akhir bulan Maret tahun ini."Ini sudah mulai dicairkan sampai minggu pertama bulan April. Tunjangan itu pun akan disampaikan dengan cara transfer," ujar Nuh.***