PEKANBARU – Bazar Kerajinan dan UMKM yang digelar dalam rangka Semarak Hari Amal Bhakti (HAB) ke-79 Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Riau mendapat respons positif dari masyarakat. Acara yang berlangsung di Kantor Wilayah Kemenag Riau ini menjadi ajang promosi produk lokal dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Sebanyak 15 pengrajin dan pelaku UMKM turut berpartisipasi, menampilkan berbagai produk unggulan seperti kerajinan tangan, makanan olahan khas Riau, hingga barang-barang unik yang mencerminkan kearifan lokal.

Kepala Kanwil Kemenag Riau, Dr. H. Muliardi, M.Pd, memberikan apresiasi tinggi kepada para peserta yang telah memanfaatkan kesempatan ini untuk memperkenalkan karya mereka. “Bazar ini bukan hanya sarana mempromosikan produk lokal, tetapi juga sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat. UMKM adalah tulang punggung perekonomian daerah,” ujarnya.

Bazar ini mendapat sambutan luar biasa dari pengunjung yang datang dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat umum hingga pegawai Kemenag. Para pengunjung tampak antusias menjelajahi stan-stan yang menawarkan produk-produk kreatif dengan kualitas tinggi.

“Antusiasme masyarakat menunjukkan betapa pentingnya dukungan terhadap produk lokal. Ini membuktikan bahwa potensi UMKM di Riau sangat besar dan perlu terus dikembangkan,” jelas Muliardi.

Selain mempromosikan produk, acara ini juga menjadi ajang untuk mempererat hubungan antara pelaku UMKM dan masyarakat, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya mendukung ekonomi lokal.

Melalui acara ini, Kemenag Riau berharap sektor UMKM di daerah semakin berkembang dan dikenal luas, memberikan kontribusi positif bagi perekonomian serta membuka peluang kerja baru.

“Dengan kesuksesan ini, Bazar Kerajinan dan UMKM diharapkan dapat menjadi inspirasi untuk pengembangan ekonomi kreatif di Provinsi Riau,” tutup Muliardi. ***