
BEKASI - Kutukan tanpa kemenangan skuad Askar Bertuah atas Kabau Sirah yang bertahan sejak 2021 akhirnya pecah. PSPS Pekanbaru sukses membawa pulang tiga poin penuh setelah menundukkan tuan rumah Semen Padang FC dengan skor tipis 1-0 dalam laga pekan keempat Pegadaian Championship Liga 2 2026/2027.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu (4/10/2026) malam, tersebut ditentukan oleh satu kelengahan krusial. Kebuntuan pecah pada menit ke-72 ketika pemain bertahan Semen Padang, Safrudin Tahar, melakukan kesalahan saat mengontrol bola di area pertahanan sendiri.
Situasi ini langsung dimanfaatkan oleh Hamzah Depa untuk merebut penguasaan bola. Lewat sebuah kerja sama cepat, Dimas Wicaksono yang menerima umpan berhasil melepaskan sontekan terukur yang tak mampu diantisipasi penjaga gawang, membawa tim tamu memimpin 1-0.
Sejak peluit tanda dimulainya babak pertama dibunyikan, Semen Padang langsung mengambil inisiatif penguasaan bola. Pertahanan PSPS Pekanbaru terus ditekan dari berbagai sisi lapangan, namun lini serang tuan rumah kerap kesulitan menuntaskan peluang menjadi gol.
Sejumlah percobaan serangan yang membahayakan gawang PSPS Pekanbaru antara lain:
PSPS Pekanbaru yang lebih banyak mengandalkan serangan balik sempat mendapatkan peluang emas pada menit ke-42. Namun, tembakan keras Asir Asiz berhasil digagalkan oleh penjaga gawang Semen Padang.
Menjelang babak kedua usai, pertandingan sempat diwarnai ketegangan saat wasit melakukan pengecekan Video Assistant Referee (VAR) atas insiden dorongan tangan kanan Gamaroni terhadap pemain Semen Padang. Hasil tinjauan VAR memutuskan Gamaroni hanya menerima kartu kuning, bukan kartu merah.
Skor 1-0 bertahan hingga tambahan waktu delapan menit usai. Hasil ini mendongkrak PSPS Pekanbaru ke posisi ketiga klasemen sementara Grup A, menempel ketat PSMS Medan dengan selisih satu angka. Sebelum laga, Semen Padang dan PSPS sama-sama mengoleksi tujuh poin.
Kemenangan ini sekaligus mengakhiri catatan buruk PSPS yang tak pernah menang atas Semen Padang dalam lima pertemuan terakhir. Secara berurutan, rekor sebelumnya adalah imbang 1-1 (November 2023), kalah 0-2 (September 2023), serta tiga kali imbang beruntun 1-1 sejak Oktober 2021.
Keberhasilan meredam agresivitas tim bertabur bintang ini merupakan buah dari persiapan matang. Tim pelatih memang sudah memantau ancaman dari nama-nama besar di skuad Kabau Sirah.
"Semua pemain Semen Padang akan diantisipasi, karena pemain Semen Padang banyak pemain yang berpengalaman," jelas Asisten Pelatih PSPS Pekanbaru, Ambrizal, menanggapi kesiapan tim asuhannya.
Penyerang PSPS Pekanbaru, Asir Aziz, juga sempat menyatakan bahwa poin penuh di Bekasi adalah kunci untuk memperbaiki posisi di klasemen, dan target tersebut kini berhasil direalisasikan di lapangan.
Sementara itu, kekalahan di kandang sendiri menjadi pukulan bagi Semen Padang yang tampil percaya diri setelah kemenangan beruntun atas Sumsel United dan Persiraja Banda Aceh.
"Secara fisikal, teknikal, taktikal, dan mental, kita sudah siap untuk menghadapi PSPS Pekanbaru. Mudah-mudahan target keinginan kita dengan tiga poin akan tercapai," harap Pelatih Semen Padang, Nil Maizar, sebelum pertandingan bergulir.
Keyakinan serupa sejatinya sudah digaungkan oleh para pemain. Bek kanan Semen Padang, Bagus Kaffa, menyatakan seluruh pemain telah menargetkan hasil maksimal.
"Kita akan berusaha semaksimal mungkin karena kita main di kandang dan semoga kita mendapatkan tiga poin," pungkasnya. Namun, rotasi dan strategi di lapangan kali ini belum memihak tuan rumah.
Berikut adalah daftar pemain utama yang diturunkan oleh kedua kesebelasan:
Selain duel di Bekasi, pekan keempat Pegadaian Championship 2026/2027 juga mencatatkan sejumlah hasil dari berbagai pertandingan lainnya:
***