PEKANBARU - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Riau resmi menambah satu armada kapal laut untuk memperkuat layanan penyeberangan Roro lintasan Dumai - Rupat. Langkah taktis ini diambil untuk memastikan kelancaran mobilitas masyarakat, kendaraan, serta distribusi logistik yang kerap menumpuk di jalur penghubung vital tersebut.

Kapal bantuan yang diterjunkan adalah KMP Persada Nusantara, yang sebelumnya difungsikan pada lintasan Mengkapan-Punggur. Armada ini tercatat memiliki kapasitas angkut kendaraan paling besar dibandingkan kapal-kapal pendahulunya di perairan Dumai.

Kehadirannya diproyeksikan mampu memangkas waktu tunggu secara signifikan, terutama saat terjadi lonjakan arus penumpang dan barang pada jam-jam sibuk.

Empat Armada Siaga di Perairan

Kepala UPT Pengelolaan Perhubungan Wilayah I, Henri Mardani, SH, MH, menyebutkan bahwa penambahan ini merupakan wujud komitmen peningkatan kualitas pelayanan publik. Kebijakan operasional tersebut juga sejalan dengan arahan langsung dari Plt Kepala Dishub Riau, drg Sri Sadono Mulyanto, M.Han.

"Armada kapal baru di lintasan Dumai - Rupat adalah KMP Persada Nusantara. Kapal ini memiliki kapasitas daya angkut muatan kendaraan terbesar yang pernah beroperasi di lintasan tersebut," terang Henri kepada GoRiau.com, Senin (6/10/2026).

Dengan bergabungnya KMP Persada Nusantara, rute Dumai - Rupat kini diperkuat oleh empat armada utama, termasuk KMP Muria, KMP Kakap, dan KMP Swarna Dharma. Sementara itu, satu unit armada lainnya yakni KMP Swarna Bengawan tengah diparkir karena harus menjalani perawatan atau docking tahunan.

Skema operasional yang diterapkan oleh petugas di lapangan adalah mengaktifkan tiga kapal secara bersamaan dan menempatkan satu armada sebagai cadangan.

"Apabila terjadi antrean kendaraan yang padat, kendala teknis atau kerusakan kapal yang sedang beroperasi, armada yang standby dapat langsung masuk lintasan," urainya.

Jadwal Fleksibel Demi Denyut Ekonomi

Dari segi frekuensi pelayaran, rute ini rutin melayani 12 trip reguler dari hari Senin hingga Jumat. Layanan tersebut kemudian ditingkatkan menjadi 13 trip pada akhir pekan untuk mengakomodasi lonjakan aktivitas warga.

Namun, jadwal ini tidak bersifat kaku. Dishub Riau memiliki wewenang untuk memberlakukan trip ekstra menyesuaikan volume antrean kendaraan di pelabuhan serta kondisi cuaca perairan setempat.

"Trip reguler biasanya berlangsung hingga pukul 19.00 WIB atau 20.00 WIB. Namun, waktunya sangat bergantung pada situasi dan kondisi di lapangan," paparnya.

Keputusan penambahan jadwal pelayaran selalu dikoordinasikan secara ketat dengan KSOP Kelas I Dumai, BPTD Kelas II Riau, PT ASDP, dan PT Jembatan Nusantara. Sinergi ini diperlukan mengingat perairan Dumai - Rupat merupakan urat nadi perekonomian yang mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Riau sekaligus menyokong pariwisata sesuai instruksi Plt Gubernur Riau, Ir SF Hariyanto, MT, IPU.

"Tingginya mobilitas orang, kendaraan dan barang menjadikan lintasan ini memiliki peran yang sangat strategis. Kami berkomitmen memberikan pelayanan maksimal kepada seluruh pengguna jasa di Pelabuhan Penyeberangan Roro lintasan Dumai - Rupat," pungkasnya. ***