BAGANSIAPIAPI – Suasana jam istirahat di SMA Negeri 1 Bangko Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir kembali diwarnai kesibukan sejumlah orang tua yang mengantarkan bekal makan siang ke sekolah. Pemandangan ini terjadi menyusul terhentinya operasional program Makanan Bergizi Gratis (MBG) secara mendadak mulai Kamis (1/10/2026).

Penghentian distribusi ini dilakukan oleh SPPG Rokan Hilir, wilayah Bangko Bagan Punak 3 di bawah Yayasan Yahsal Barokah Riau. Berdasarkan Surat Edaran Nomor: 001/S-Penberhentian/SPPG-BK/VII/2026 tertanggal 30 September 2026 yang dikirimkan ke sekolah-sekolah dan kader posyandu, pihak yayasan menyatakan bahwa distribusi makanan terpaksa disetop sementara akibat adanya keterlambatan pencairan dana dari pemerintah pusat.

Akibat tersendatnya aliran dana tersebut, seluruh kegiatan dapur dan distribusi MBG tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya. Pihak SPPG Rokan Hilir juga belum bisa memastikan kapan program unggulan ini akan kembali beroperasi melayani para siswa penerima manfaat.

Kepala SMA Negeri 1 Bangko Bagansiapiapi, Ismail Jabar membenarkan kondisi terhentinya suplai makanan bergizi di sekolah yang dipimpinnya. Ia mengakui bahwa sekolah telah menerima pemberitahuan resmi terkait kendala teknis tersebut.

"Benar, kami ada menerima surat pemberitahuan penghentian dari SPPG Rohil Bangko Bagan Punak 3 Yayasan Yahsal Barokah Riau yang ditandatangani oleh Nurmin Niku, SM," terang Ismail.

Mengantisipasi agar lebih dari 1.000 siswa yang tersebar di 27 ruang kelas tidak kekurangan asupan saat jam belajar, pihak sekolah langsung bergerak cepat. Sembari menunggu kejelasan program, sekolah menyurati dan menginformasikan kepada para wali murid agar kembali menyiapkan atau mengantarkan makan siang bagi anak-anak mereka.

Meski operasional terhenti, sejumlah orang tua menanggapi situasi ini sebagai rutinitas yang wajar. Mengantarkan bekal dianggap sebagai kewajiban lama yang kini harus dijalankan kembali demi memastikan anak mereka tetap bisa makan siang di sela jam pelajaran.

"Biasa Pak, dulu sebelum ada MBG saya juga rutin mengantarkan tentengan makanan untuk anak saya ke sekolah. Ya sekarang ibaratnya kembali ke rutinitas awal sajalah," ujar seorang wali murid pria saat ditemui dari balik pagar SMA Negeri 1 Bangko Bagansiapiapi. ***