PEKANBARU - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di Provinsi Riau pada Rabu (7/10/2026) masih berpotensi kabur akibat paparan asap. Di tengah kondisi kualitas udara yang menurun, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang tetap berpeluang turun secara sporadis di sejumlah wilayah sejak pagi hingga dini hari.

Peringatan Dini Hujan Lebat

Memasuki siang hingga sore, cuaca umumnya cerah berawan, namun kekaburan udara akibat asap masih bertahan. Hujan ringan hingga sedang diprakirakan melanda sebagian Kabupaten Siak, Pelalawan, dan Kepulauan Meranti. Kondisi udara kabur ini diprediksi berlanjut hingga malam dan dini hari, seiring dengan potensi turunnya hujan di Kota Dumai, Pekanbaru, Bengkalis, serta Kampar.

Merespons dinamika atmosfer tersebut, otoritas cuaca menerbitkan peringatan dini untuk sejumlah kawasan. Hujan berintensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, dan Siak pada malam hingga menjelang pagi.

Waspada Dampak Paparan Asap

Secara umum, temperatur udara di wilayah Riau berada pada rentang cukup hangat, yakni 23 hingga 34 derajat Celsius. Sementara tingkat kelembapan merentang antara 45 sampai 90 persen dengan pergerakan angin dari arah tenggara berkecepatan 10 hingga 40 kilometer per jam.

Di perairan pesisir, tinggi gelombang laut terpantau relatif aman. Ketinggian ombak diprakirakan berada pada rentang rendah, yakni sekitar 0,5 sampai 1,25 meter.

Mengingat tebalnya partikel sisa pembakaran yang melayang di udara, petugas mengingatkan publik untuk lebih berhati-hati. Langkah antisipasi dini perlu diterapkan secara sadar demi mencegah potensi gangguan sistem pernapasan warga.

"Masyarakat kami imbau untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan dan membatasi aktivitas di luar rumah apabila kondisi asap semakin pekat," terang Forecaster on Duty BMKG Pekanbaru, Alfa Nataris. ***