JAKARTA, GORIAU.COM - ID bin JN (33) ditangkap aparat Polsek Cilandak, Rabu (26/2/2014). Lelaki yang bekerja sebagai satpam itu ditangkap karena mengaku sebagai anggota Brimob berpangkat Briptu dan telah memperdaya WN (34), janda beranak satu.
"Polsek Cilandak berhasil menangkap seorang satpam di Jalan Prapanca, Jakarta Selatan yang menyamar sebagai anggota polisi Brimob, berinisial ID bin JN," ujar Kapolsek Cilandak, Kompol Sungkono kepada wartawan di Mapolsek Cilandak, Kamis (27/2/2014).Menurut Sungkono, kejadian berawal Maret 2013, WN berkenalan dengan ID yang mengaku sebagai anggota Brimob Kelapa Dua, Depok. Terpesona dengan kegagahan ID, akhirnya dua sejoli ini pun berpacaran."Saat berpacaran, pelaku sering memperlihatkan foto dia berpakaian polisi. Pelaku yang mengaku sebagai duda ini pun berjanji akan menikahi korban," jelas Sungkono.Berharap akan dinikahi seorang perwira polisi, WN pun kemudian terperdaya oleh bujuk rayu ID. Hingga ID meminta uang dengan jumlah besar pun, permintaan itupun juga dikabulkan oleh WN."Pelaku meminta uang untuk biaya pendidikan di Lido, pada November 2013 sebanyak Rp10 juta, hingga akhirnya berkembang, diminta terus, baik dengan cara transfer maupun cash hingga mencapai Rp57 juta," kata Sungkono.Namun, saat WN bertanya kapan akan dilamar, ternyata hanya janji tinggal janji. WN yang mulai curiga, akhirnya mengecek ke satuan tempat ID bertugas."Ternyata dia bukan anggota di satuan tersebut, namun bekerja sebagai satpam di sebuah perusahaan swasta di daerah Prapanca dan masih memiliki istri yang sah," papar Sungkono.Korban yang terlanjur kecewa dan marah karena ditipu akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Jagakarsa sebelum diteruskan ke Polres Jakarta Selatan. Namun penyelidikan dilakukan Polsek Cilandak karena awal kejadian mereka bertemu di wilayah Cilandak."Pelaku akhirnya dapat ditangkap kemarin malam di sebuah cafe di kawasan Kemang saat bertemu dengan korban. Di sana pelaku janjian dengan korban untuk kembali meminta uang," kata Sungkono.Dari tangan pelaku, polisi juga menyita 10 lembar bukti transfer uang, satu set baju seragam dinas Polri (Brimob) lengkap berikut jaket dan baretnya, dan satu buah korek api berbentuk senjata api.***

