MANADO, GORIAU.COM - Tempat karaoke Inul Vizta Manado di Jalan AJ Sondakh, Kawasan Megamas, Manado, Sulawesi Utara, terbakar pada pukul 01.00 WITA, Minggu (24/10). Api baru berhasil dipadamkan pukul 03.30 Wita. Sebanyak 12 orang tewas akibat insiden tersebut.
Polisi memastikan korban tewas adalah pengunjung. "Pada saat kebakaran para pengunjung yang di lantai 2 dan 3 sedang menyanyi," ujar Kapolres Manado, Kombes Rio Permana, saat dikonfirmasi, Minggu (25/10/2015).
Rio mengatakan, suasana tempat karaoke keluarga tersebut juga sedang ramai ketika kebakaran terjadi. Tetapi para korban tewas diduga tidak bisa menyelamatkan diri karena api begitu cepat menjalar.
"Apinya berasal dari lantai 2 dan langsung cepat menjalar karena tembok mereka pakai wallpapper," ucapnya.
Dugaan sementara Rio, para korban tewas akibat para tamu terjebak di ruangan karaoke dan mereka kehabisan oksigen. Saat ini polisi sedang melakukan pendataan korban-korban supaya data tidak simpang siur.
"Bisa juga ada yang diakibatkan karena api yang terbakar, tapi kita masih belum bisa deteksi," ucapnya.
9 Korban Teridentifikasi
Sembilan dari 12 korban meninggal akibat kebakaran Inul Vizta Manado, teridentifikasi. Dari 12 korban tersebut 7 diantaranya pria dan 5 wanita. Semua jasad korban itu berada di RSUP Prof dr RD Kandou Malalayang,Â
Berikut nama-nama korban kebakaran Inul Vizta:
1. Claudya Wowor, warga Desa Tambelang   Tompaso
2. Riani Walalangi, warga Desa Tumani Tompaso
3. Cici Wonok, warga Desa Tumani Tompaso Baru
4. Sinta Sajouw, warga Desa Koka Tombulu5. Freddy Kalalo, warga Karombasan Wanea
6. Sukardi, warga Wonasa Singkil
7. Randy Korompis, warga Pasar Segar Paal Dua
8. Lani Langi,
9. Rendy, karyawan Kimia Farma Mapanget
Hasil pemantauan detikcom di RSUP Prof dr RD Kandou Malalayang, Minggu (25/10/2015), terhadap 12 kantong jenazah, rata-rata tubuh korban tidak mengalami luka serius atau luka bakar. Diduga para korban meninggal karena sesak nafas kekurangan oksigen.***


