JIKA mengalami masalah di tempat tidur, sebaiknya jangan disimpan sendiri. Solusi terbaiknya juga bukan melulu obat, sebab terkadang penyebabnya adalah masalah psikis. Lalu harus ke mana mencari bantuan? Ada baiknya mencoba berkonsultasi dulu dengan ahli atau terapis.

Manfaatnya memang tak langsung terlihat, sebab terapi seks akan mengobati akar permasalahan yang mungkin sudah lama memborok. Sebelum Viagra diperkenalkan, terapi adalah penanganan yang diberikan untuk mengobati disfungsi ereksi, ejakulasi dini, dan rendahnya gairah seks.

Seperti dikutip dari Menshealth.com, Senin (17/6/2013), ada beberapa tanda dimana seseorang sebaiknya segera menemui terapis.

1. Ereksi Terus Bermasalah

Beberapa pria sesekali waktu mengalami kesulitan mempertahankan atau mencapai ereksi. Masalah yang paling banyak menjadi biang keladi adalah umur dan stres, atau tuntutan kegiatan lainnya dan ini bukan masalah besar. Tapi jika masalah ejakulasi atau ereksi bertahan lebih dari 2 minggu, bisa jadi ada masalah yang lebih serius seperti stres atau kecemasan.

2. Urusan Ranjang Jadi Pertengkaran

Jika masalah seksual menyebabkan pertengkaran dengan pasangan, sudah saatnya untuk mendapat intervensi pihak ketiga. Stres yang berasal dari seks dapat membuat gelisah dan cemas. Terapis dapat membantu mengidentifikasi bagian-bagian mana dalam suatu hubungan yang mungkin menyebabkan perselisihan dan memberikan petunjuk bagaimana menanganinya.

3. Menimbulkan Rasa Malu

Dengan mudahnya akses untuk mendapat pornografi maupun cerita sensual lainnya, ada beberapa orang yang mungkin akan mempertanyakan kebiasaan seksualnya sendiri. Jika muncul rasa malu atau bersalah tentang apa yang dilakukan atau dirasakan, bicarakan dengan seorang profesional untuk membantu mencari tahu apa sebabnya.

4. Seks Terasa Menyakitkan

Stres di tempat tidur dapat diakibatkan dari hubungan seks yang menyakitkan, bisa disebabkan karena obat, terburu-buru dalam bercinta atau gangguan kesehatan lain seperti vaginismus. Terapis dapat memberikan saran mengenai posisi yang paling nyaman bagi pasangan berdasarkan ukuran tubuh dan kondisi kesehatannya. Terapis juga dapat memberikan informasi dan saran mengenai teknik-teknik relaksasi.

5. Hilang Gairah

Kebanyakan pasangan umunya pernah melalui masa di mana gairah untuk melakukan seks seolah sirna. Hal ini bisa diakibatkan oleh dari stres atau kebosanan. Jika berlangsung lebih dari beberapa bulan, bisa jadi ada masalah.

Terapis dapat merekomendasikan teknik komunikasi yang baik untuk menjelaskan kepada pasangan bagaimana belajar mengatakan tidak tanpa menganggu hubungan. Jika tak ingin menemui terapis namun masih ingin meningkatkan gairah, cobalah pegang tangannya atau lakukan sesuatu yang membuat pasangan senang.***