PEKANBARU - Dalam upaya mendukung dan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif, Pemerintah Provinsi Riau meluncurkan Riau Creative Hub (RCH), sebuah pusat kegiatan dan kolaborasi bagi pelaku ekonomi kreatif di wilayahnya.

Gedung utama RCH dirancang untuk mengakomodir 16 subsektor ekonomi kreatif. Di antaranya adalah pengembangan permainan, arsitektur, desain interior, musik, desain produk, fashion, desain komunikasi visual, fotografi, tv dan radio, seni pertunjukan, film, animasi dan video, penerbitan, aplikasi dan periklanan, serta kriya dan seni rupa.

"Kami akan mendiskusikan lebih lanjut tentang pemanfaatan gedung ini bersama semua elemen, termasuk pelaku ekonomi kreatif yang telah berhasil dan organisasi ekraf," ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Riau, Roni Rakhmad, Kamis (26/7/2023).

RCH diharapkan dapat menjadi pusat pertemuan dan kolaborasi bagi anak muda kreatif di Riau. Melalui gedung ini, mereka dapat berbagi ide baru, melakukan pameran, dan berkolaborasi, serta memanfaatkan inkubator Ekraf untuk mengembangkan usaha kreatif mereka.

"RCH milik seluruh anak ekraf. Semua orang boleh masuk dan kami berharap tidak ada yang khusus. Tentu saja, ada aturan pengelolaan yang harus dipatuhi," tambah Roni.

Melalui keberadaan RCH, Pemerintah Provinsi Riau berharap dapat memajukan ekonomi kreatif di wilayahnya, sejalan dengan perkembangan sektor ini di wilayah lain.

"Mudah-mudahan keberadaan RCH dapat memajukan ekonomi kreatif kita selangkah lebih maju dari daerah-daerah lain," tutup Roni. ***