PEKANBARU - Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, SE MM meraih penghargaan Pemred Award 2026 sebagai Wali Kota Terbaik Bidang Informasi dan Komunikasi Publik. Penganugerahan ini dilangsungkan dalam rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia (FPRMI) di Ballroom Hotel Alana Yogyakarta, Sabtu (18/7/2026) malam.

Trofi penghargaan berskala nasional tersebut diterima oleh Sekretaris Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfotiksan), Tengku Aznom Zaifani, SE ME yang hadir mewakili kepala daerah di malam puncak perayaan.

Merespons capaian tersebut, Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus FPRMI. Ia memandang penghargaan ini sebagai energi tambahan bagi pemerintah daerah dalam merancang arah kebijakan yang berbasis keterbukaan.

"Terima kasih kepada FPRMI. Kita bersyukur atas penghargaan itu. Ini sebuah karunia dan kebanggaan bagi kami sebagai kepala daerah yang mendapatkan amunisi kembali, semangat kembali atas adanya award yang diberikan kepada kami," ungkapnya, Minggu (19/7/2026).

Ia menilai apresiasi ini menjadi pemantik bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru untuk memperkuat sinergi strategis dengan insan pers. Langkah ini bertujuan memastikan seluruh program kerja pembangunan dapat tersosialisasi secara komprehensif kepada masyarakat luas.

"Mudah-mudahan penghargaan itu betul-betul sesuai yang kita lakukan di lapangan. Bagi kami, tentu ini menambah semangat dan motivasi bagi kami untuk bekerja lebih banyak lagi bagi masyarakat," harapnya.

Sementara itu, Sekretaris Diskominfotiksan, Tengku Aznom Zaifani memaparkan bahwa Pemred Award merupakan wujud pengakuan terhadap figur pemimpin yang mengedepankan komunikasi publik secara transparan, menghargai kebebasan pers, dan menempatkan media massa sebagai mitra strategis pembangunan wilayah.

"Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap komitmen Wali Kota Agung Nugroho dalam membangun komunikasi publik yang sehat, serta menjalin sinergi yang baik dengan seluruh insan pers," paparnya.

Selama memimpin, kepemimpinan daerah dinilai sukses merawat iklim kemitraan yang positif dengan berbagai perusahaan media. Pemkot Pekanbaru memosisikan instrumen pemberitaan bukan sekadar sarana distribusi informasi, melainkan pilar krusial dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang akuntabel.

"Kami percaya pembangunan daerah akan berjalan lebih baik apabila didukung oleh keterbukaan informasi dan kolaborasi yang kuat bersama media," tegasnya.

Mengacu pada arahan kepala daerah, instansinya terus menggulirkan sejumlah inovasi pengelolaan ekosistem komunikasi publik. Pembenahan difokuskan pada optimalisasi portal web resmi pemerintah, penguatan kanal media sosial, hingga menjaga profesionalitas kemitraan bersama media lokal maupun nasional.

"Ke depan kami akan terus meningkatkan kualitas layanan informasi publik agar masyarakat memperoleh informasi yang cepat, benar, dan dapat dipertanggungjawabkan," urainya.

Inisiatif peningkatan kapasitas layanan publik ini diproyeksikan akan terus berjalan beriringan dengan kontrol sosial dari media massa.

"Kemitraan yang telah terjalin baik dengan media akan terus diperkuat sebagai bagian dari upaya mewujudkan pemerintahan yang transparan dan partisipatif," pungkas Aznom. ***