
PEKANBARU - Tampuk kepemimpinan di Fakultas Kehutanan dan Sains (Fahutsains) Universitas Lancang Kuning (Unilak) Pekanbaru resmi berganti. Assoc Prof Dr Dodi Sukma, SHut, MSi kini memegang nakhoda fakultas tersebut untuk masa bakti 2026-2030.
Pelantikan yang berlangsung di gedung Rektorat Unilak pada Senin (28/9/2026) ini dipimpin langsung oleh Ketua Yayasan Pendidikan Raja Ali Haji, Drs Zaini Ismail, MSi. Selain menetapkan Dodi Sukma, yayasan juga mengukuhkan tiga wakil dekan untuk memperkuat roda organisasi akademik. Mereka adalah Dr Sri Rahayu Prasetya Ningsih, SHut, MP sebagai Wakil Dekan I Bidang Akademik, Sri Wahyuni, SSi, MSi menjabat Wakil Dekan II Bidang Keuangan dan Umum, serta Dr Marta Dinata, MSi yang mengisi posisi Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan.
Estafet kepemimpinan dari dekan sebelumnya, Dr Eno Suwarno, membawa tuntutan adaptasi yang lebih besar. Zaini Ismail mengingatkan bahwa kolaborasi keilmuan kehutanan dan sains sudah menjadi keharusan pada era modern. Ia menginstruksikan jajaran dekanat baru untuk berani keluar dari zona kampus dan membangun jejaring kerja profesional berskala nasional maupun global.
"Fakultas Kehutanan dan Sains ini harus berani membangun kerja sama dengan dunia industri, pemerintah, lembaga profesi hingga dunia internasional," tegas Zaini.
Lebih jauh, ia menekankan agar kolaborasi yang terjalin tidak sebatas seremoni di atas kertas. Kemitraan harus berdampak langsung pada peningkatan kualitas mahasiswa, seperti terbukanya akses beasiswa, program magang, hingga kesiapan kompetensi lulusan di pasar kerja. "Kerja sama yang memperkuat kompetensi lulusan pada akhirnya akan mengerek reputasi Universitas Lancang Kuning," imbuhnya.
Sejalan dengan arahan yayasan, Rektor Unilak, Prof Dr Junaidi menaruh harapan besar terhadap relasi yang dimiliki dekan baru. Ia juga membeberkan upaya kampus untuk memberikan ruang pendidikan bagi komunitas adat. "Saya telah bersurat ke kementerian agar anak-anak Suku Rawa di Siak bisa mendapatkan beasiswa kuliah di Prodi Kehutanan," beber Junaidi.
Merespons tanggung jawab tersebut, Dodi Sukma menyatakan kesiapannya merajut harmoni demi memajukan fakultas. Menurutnya, sinergi antara dosen, tenaga kependidikan, universitas, dan yayasan adalah kunci utama dalam membangun institusi pendidikan. "Kita perlu kekompakan, harmonis, dan saling mendukung agar rumah kita ini makin besar," tuturnya.
Ke depan, kepengurusan baru Fahutsains Unilak ditargetkan mampu mendongkrak capaian Tri Dharma Perguruan Tinggi. Target tersebut mencakup peningkatan publikasi riset, pengembangan kawasan Taman Kehati Hutan Rawa Sumatera, serta memacu deretan prestasi mahasiswa di berbagai tingkatan. ***