
SELATPANJANG – Pemungutan suara Pilkades Serentak 2026 tinggal hitungan hari. Memasuki masa tenang, Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Pulau Merbau mulai mengintensifkan pemantauan di Desa Pangkalan Balai dan Baran Melintang, Senin (5/10/2026).
Fokusnya memastikan tahapan menjelang pencoblosan pada Kamis (8/10/2026) berjalan tertib dan kondusif. Salah satunya dengan menyisir alat peraga kampanye (APK) yang masih terpasang setelah berakhirnya masa kampanye.
Ketua Pengawas Kecamatan Pulau Merbau, Hermansyah, S.H., mengatakan masa tenang menjadi periode penting menjelang masyarakat menentukan pilihan. Karena itu, seluruh pihak diminta mematuhi ketentuan dan bersama-sama menjaga suasana di tengah masyarakat.
"Memasuki masa tenang, perhatian kita lebih ditingkatkan. Kita ingin seluruh tahapan berjalan tertib dan situasi masyarakat tetap aman serta kondusif sampai pemungutan suara," kata Hermansyah.
Dalam penyisiran di Pangkalan Balai dan Baran Melintang, petugas menertibkan APK di 12 titik. Masing-masing enam titik berada di kedua desa tersebut.
Panwascam turut berkolaborasi dengan jajaran Polsek Tebingtinggi Barat yang dipimpin IPDA Dominikus Turnip, S.E. Di lapangan, Bhabinkamtibmas Agung dan Wahyu turun bersama Babinsa, Linmas, Satpol PP serta panitia desa.
Menurut Hermansyah, masa tenang bukan hanya soal membersihkan atribut kampanye. Kerukunan antarwarga juga harus tetap terjaga di tengah perbedaan pilihan.
"Beda pilihan merupakan hal biasa. Yang harus kita jaga adalah kerukunan dan kedamaian. Jangan sampai perbedaan dalam Pilkades mengganggu hubungan baik di tengah masyarakat," ujarnya.
Penertiban APK berlangsung hingga Rabu (7/10/2026). Menjelang pencoblosan, kesiapan logistik seperti kotak dan surat suara juga akan dicek untuk memastikan tahapan berjalan sesuai jadwal.
Di Kecamatan Pulau Merbau, Pilkades digelar di dua desa. Pangkalan Balai diikuti tiga calon, yakni Muhammad Isroni, Zupri dan Mansur. Sementara empat calon bertarung di Baran Melintang, yakni Sumarno, Pendi, Sutrisno dan Ruslan. ***