
PEKANBARU - Pengunduran diri pengurus Lembaga Pengelola Sampah (LPS) Kelurahan Tobek Godang dipastikan tidak mengganggu ritme pelayanan kebersihan bagi masyarakat. Pemerintah Kecamatan Binawidya, Kota Pekanbaru, telah membentuk kepengurusan baru yang kini sudah beroperasi sekitar satu bulan untuk menjaga kelancaran pengangkutan sampah.
Langkah responsif pemerintah kecamatan ini sejalan dengan instruksi Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, yang menekankan agar dinamika internal organisasi tidak mengorbankan pelayanan publik di tingkat kelurahan.
Camat Binawidya, Muhammad Zaid Riadi, mengungkapkan bahwa mundurnya pengurus lama murni dilandasi keputusan pribadi. Ia menepis anggapan adanya tekanan atau konflik internal di balik pergantian personel tersebut.
"Yang jelas mereka mengundurkan diri bukan karena paksaan. Saya sudah menanyakan alasannya, memang karena pribadi mereka. Tidak ada persoalan lain," terang Zaid kepada GoRiau.com, Jumat (24/7/2026).
Zaid menjelaskan, pihak kecamatan langsung memfasilitasi musyawarah warga sesaat setelah pengurus lama menyerahkan mandatnya. Kepengurusan baru pun sukses dibentuk dan langsung mengambil alih tugas operasional lapangan.
"Begitu mereka mengundurkan diri, langsung kita proses. Tidak perlu menunggu lama lagi. Pengurus baru sudah dibentuk melalui musyawarah dan sekarang sudah berjalan sekitar sebulan," urainya.
Kinerja pengurus lama, menurut Zaid, sebenarnya tergolong baik selama menjabat. Ia menduga faktor usia dan kesibukan di luar urusan LPS menjadi alasan utama mereka melepaskan tanggung jawab kepengurusan.
"Menjalankan LPS-nya bagus kok. Mungkin karena faktor usia atau kesibukan pribadi. Saya juga tidak ingin terlalu jauh menanyakan hal itu. Yang penting saya sudah meminta mereka untuk tetap bertahan, tetapi itu memang hak mereka," tambahnya.
Proses pergantian estafet kepengurusan ini diklaim berjalan harmonis dan tidak memicu polemik di tengah masyarakat. Zaid menegaskan, fokus utama pemerintah saat ini adalah memantau agar pelayanan angkutan sampah rumah tangga tetap optimal.
"Pengunduran dirinya juga secara baik-baik. Intinya sekarang pengurus baru sudah ada dan sudah berjalan," tutupnya.
Dihubungi secara terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra, mengonfirmasi bahwa pergantian di Tobek Godang berjalan aman tanpa kendala pelayanan.
"Untuk sekarang di Tobek Godang aman. Ini hanya persoalan internal pengurus. Kepengurusan baru sudah dibentuk, jadi pelayanan tetap berjalan seperti biasa," beber Reza melalui pesan WhatsApp.
Sebelumnya, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho telah menginstruksikan jajaran DLHK untuk menjadikan dinamika di LPS Tobek Godang sebagai momentum perbaikan tata kelola. Agung meminta DLHK menunjuk LPS percontohan untuk mendampingi LPS yang sedang bermasalah, serta merencanakan forum evaluasi berkala di setiap kecamatan demi mematangkan manajemen persampahan kota. ***