
SELATPANJANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti kembali merancang program beasiswa pendidikan tinggi untuk alokasi tahun 2026. Bantuan pendanaan ini diproyeksikan menjangkau mahasiswa berprestasi dan mereka yang berasal dari kelompok ekonomi rentan, dengan cakupan jenjang akademik mulai dari Diploma III (D-III) hingga Strata 3 (S-3).
Rencana strategis tersebut dimatangkan melalui rapat koordinasi lintas sektoral yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, SM MM di ruang kerjanya, Selasa (13/10/2026). Rapat ini turut melibatkan jajaran pejabat teras, termasuk Asisten I Setdakab T Arifin, Inspektur Daerah Rawelly, serta pimpinan organisasi perangkat daerah terkait.
Pembahasan alokasi anggaran dan kuota penerima menjadi fokus utama dalam pertemuan tertutup tersebut. Pemerintah daerah memastikan penyusunan skema bantuan pendidikan tahun depan akan diselaraskan dengan postur fiskal daerah terkini.
Muzamil menjelaskan bahwa keterbatasan anggaran mengharuskan pemerintah daerah lebih cermat dalam menentukan rasio alokasi serta kategori prioritas penerima bantuan. Kendati demikian, komitmen pemerintah untuk mendongkrak kualitas sumber daya manusia (SDM) di wilayah pesisir tersebut tetap menjadi agenda prioritas.
Dukungan terhadap akses pendidikan tinggi dinilai sangat esensial untuk membuka ruang kompetisi yang lebih luas bagi generasi muda lokal dalam mematangkan potensi akademik mereka.
"Melalui program beasiswa ini, kita berharap dapat membantu mahasiswa melanjutkan pendidikan sekaligus mendorong lahirnya generasi muda Meranti yang berprestasi dan mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah," papar Muzamil.
Hingga saat ini, rincian persyaratan administrasi, tahapan pendaftaran, dan pedoman teknis penyaluran masih dalam tahap penyempurnaan oleh tim perumus. Pemkab Meranti memastikan seluruh rancangan aturan main tersebut akan berjalan selaras dengan koridor regulasi yang berlaku secara nasional.
Meski petunjuk teknis belum diterbitkan secara sah, kriteria dasar penerima diprediksi tidak akan mengalami perombakan drastis dari kerangka tahun sebelumnya. Menyikapi situasi ini, wakil bupati menyarankan para calon pelamar untuk mulai mengorganisasi kelengkapan dokumen kependudukan dan akademik dasar dari sekarang.
Petunjuk pelaksanaan dan jadwal resmi pembukaan pendaftaran nantinya akan disiarkan melalui kanal komunikasi publik milik Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kepulauan Meranti. Para mahasiswa diimbau untuk terus memantau saluran informasi resmi pemerintah agar tidak melewatkan tenggat waktu pengajuan berkas. ***