PEKANBARU - Ancaman kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan kembali membayangi aktivitas warga di Provinsi Riau. Ribuan titik panas atau hotspot dilaporkan mengepung wilayah Pulau Sumatera, memicu kekaburan udara yang berdampak pada penurunan jarak pandang sejak pagi hari.

Kondisi udara di Riau tercatat kabur akibat partikel asap yang bertahan hingga dini hari. Berdasarkan pemantauan sensor cuaca hingga pukul 23.00 WIB, wilayah Sumatera membara dengan total kemunculan 3.452 titik panas.

"Pada pagi hari kondisi udara di Riau diprakirakan kabur hingga cerah berawan. Terdapat potensi kekaburan udara akibat asap yang dapat menyebabkan penurunan jarak pandang," papar Forecaster On Duty BMKG, Anggun R, Kamis (1/10/2026).

Sebaran 11 Titik Panas di Riau

Dari ribuan hotspot yang membakar Sumatera, Provinsi Riau mencatatkan 11 titik yang tersebar di lima kabupaten. Kabupaten Indragiri Hulu menjadi wilayah dengan temuan titik api terbanyak.

Berikut rincian sebaran hotspot di wilayah Provinsi Riau:

  • Kabupaten Indragiri Hulu: 7 titik
  • Kabupaten Siak: 1 titik
  • Kabupaten Kuantan Singingi: 1 titik
  • Kabupaten Pelalawan: 1 titik
  • Kabupaten Indragiri Hilir: 1 titik

Sumatera Selatan Sumbang Ribuan Hotspot

Kondisi paling parah terpantau di provinsi tetangga. Sumatera Selatan menduduki peringkat pertama sebagai penyumbang titik panas terbanyak di Sumatera, disusul oleh Jambi dan Lampung.

Rincian sebaran hotspot di luar Riau mencakup:

  • Sumatera Selatan: 2.589 titik
  • Jambi: 360 titik
  • Lampung: 325 titik
  • Bangka Belitung: 148 titik
  • Bengkulu: 6 titik
  • Sumatera Barat: 4 titik
  • Kepulauan Riau: 4 titik
  • Sumatera Utara: 3 titik
  • Aceh: 2 titik

Meski dikepung asap dan titik panas, sebagian wilayah Riau masih berpeluang diguyur hujan lokal. Hujan berintensitas ringan diprakirakan turun di sebagian kawasan Kabupaten Rokan Hilir, Kota Dumai, dan Kabupaten Indragiri Hilir menjelang dini hari. ***