
BAGAN BATU - Kabut asap pekat menyelimuti wilayah Bagan Batu, Kecamatan Bagan Senembah, Kabupaten Rokan Hilir hingga Selasa (6/10/2026) malam. Kondisi kualitas udara yang terus memburuk ini mulai mengganggu aktivitas warga akibat jarak pandang yang terbatas serta suhu lingkungan yang terasa gerah.
Asap yang kian menebal memicu keluhan kesehatan di tengah masyarakat, terutama bagi pengendara kendaraan bermotor yang melintas di jalan raya. Warga mulai merasakan mata perih dan gangguan pernapasan saat beraktivitas di luar ruangan.
"Minta ampun, makin malam kabut asap makin tebal, cuaca gerah, batas pandang terganggu, mata jadi perih," keluh Khairul (37), salah seorang warga setempat.
Khairul beserta sejumlah warga membenarkan bahwa kabut asap telah mengepung wilayah permukiman mereka sejak pagi hari. Fenomena ini tidak menunjukkan tanda-tanda mereda hingga menjelang larut malam.
"Tak tahulah karhutla ini terjadi dimana, tetapi yang jelas asap dan kabut menyelimuti jagat raya kota sawit ini," sebut warga lainnya.
Kualitas udara yang semakin tidak sehat membuat masyarakat cemas terhadap potensi lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Kelompok rentan seperti bayi dan manusia lanjut usia (manula) dinilai paling berisiko terpapar dampak langsung dari kondisi udara ini.
Sebagai langkah antisipasi dini, masyarakat mendesak adanya tindakan responsif dari fasilitas pelayanan kesehatan terdekat maupun pihak swasta yang beroperasi di sekitar tempat tinggal mereka.
"Kami meminta pihak terkait seperti puskesmas atau perusahaan turun tangan bagi-bagi masker," harap Idris, seorang warga Bagan Batu. ***