
TELUKKUANTAN – Kabut asap pekat menyelimuti Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, pada Senin (5/10/2026) pagi. Saking pekatnya, jarak pandang hingga sekitar 100 meter. Meski demikian, Pemkab Kuansing memutuskan untuk tetap membuka sekolah dan melanjutkan kegiatan belajar-mengajar secara tatap muka.
Pantauan GoRiau.com, di Telukkuantan sekitar pukul 07.00 WIB hamparan asap tebal berwarna putih keabu-abuan membatasi jarak pandang.
Meski paparan asap kian pekat dan kualitas udara terus memburuk, Pemkab Kuansing melalui Dinas Pendidikan menegaskan bahwa aktivitas sekolah pada Senin tetap berjalan normal. Sempat beredar surat pembelajaran jarak jauh, namun pihak dinas membantahnya.
Memburuknya kualitas udara di wilayah Kuansing dalam beberapa hari terakhir disinyalir akibat kiriman asap karhutla dari daerah tetangga serta penurunan curah hujan di wilayah Riau bagian selatan.
Atas kebijakan Disdikpora Kuansing ini, orangtua merasa khawatir akan kesehatan anak-anak mereka. Warga Kuansing mempertanyakan dasar kebijakan pemerintah yang tetap memberlakukan kegiatan belajar di sekolah.
"Secara kasat mata, kualitas udara ini sangat buruk. Tentunya, kita berharap pemerintah membuat keputusan yang bijak, sehingga anak-anak terhindar dari ISPA," kata Widia, seorang ibu rumah tangga di Telukkuantan.***