PEKANBARU - Masyarakat di Provinsi Riau dapat menjalankan aktivitas akhir pekan dengan leluasa di luar ruangan. Kondisi udara secara umum terpantau bersahabat, kendati sebagian kecil wilayah pesisir utara akan disapa rintik hujan saat hari mulai gelap.

Memasuki Minggu (13/9/2026), pantauan radar mengonfirmasi absennya cuaca ekstrem yang berisiko mengganggu kegiatan warga daratan Riau maupun aktivitas kemaritiman.

"Tidak ada peringatan dini cuaca untuk wilayah Riau pada Minggu," urai Forecaster On Duty, Elisa JS Kedang.

Potensi Hujan Skala Lokal

Menjelang malam, langit yang sejak pagi terlapisi kabut tipis akan sedikit berubah arah. Hujan berskala lokal diprediksi menyirami sejumlah area guna melembapkan udara.

Berdasarkan rincian info prakiraan cuaca, berikut pergerakan kondisi udara di Riau sepanjang hari:

  • Pagi hingga sore: Daratan Riau diselimuti udara kabur hingga cerah berawan secara merata.
  • Malam hari: Hujan dengan intensitas ringan berpeluang turun di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hilir dan Kota Dumai.
  • Dini hari: Atmosfer kembali tenang, menyisakan udara kabur hingga awan yang menutupi langit.

Kondisi Suhu Daratan dan Gelombang Perairan

Selain curah hujan yang minim, tingkat panas udara terasa menghangat saat mentari berada di atas kepala. Sementara itu, embusan angin bergerak sedang mendampingi kelancaran operasional kapal di jalur perairan.

Rincian pantauan indikator iklim dan laut meliputi:

  • Suhu udara berada pada rentang 23 hingga 34 derajat Celsius.
  • Tingkat kelembapan udara tercatat bervariasi antara 50 sampai 98 persen.
  • Angin mengalir secara konsisten dari arah tenggara menuju barat dengan laju 10 hingga 40 kilometer per jam.
  • Tinggi gelombang perairan Riau sangat bersahabat bagi pelayaran, menempati kategori rendah di kisaran 0,5 hingga 1,25 meter.

Masyarakat yang bermukim di pesisir pesisir utara diimbau menyiapkan jas hujan ringkas jika berniat keluar rumah pada malam hari. ***