
PEKANBARU - Datangnya musim kering memberikan sinyal alarm bagi kawasan Pulau Sumatera. Ratusan titik panas kini terdeteksi mengepung berbagai provinsi, menuntut langkah mitigasi cepat agar potensi kebakaran hutan dan lahan tidak meluas.
Data pemantauan satelit terbaru hingga pukul 23.00 WIB memperlihatkan anomali suhu permukaan bumi. Di tengah kepungan ratusan titik panas tersebut, daratan Provinsi Riau turut menyumbang belasan lokasi indikasi api.
Untuk kawasan Riau, kemunculan titik panas terpantau mengerucut di area selatan. Dari hasil rekam jejak radar, tercatat ada 12 titik panas yang menghuni hamparan dua kabupaten.
Penyebaran anomali suhu di Bumi Lancang Kuning terpetakan sebagai berikut:
Ketika pandangan diperlebar ke seluruh Pulau Sumatera, situasinya menghadirkan tantangan besar. Secara agregat, sensor satelit merekam kehadiran 673 titik panas, memicu risiko polusi udara lintas provinsi.
Berikut rincian distribusi titik panas di sepanjang daratan Sumatera:
Kondisi ini menjadi peringatan terukur bagi tim darat untuk memfokuskan patroli ke area-area dengan densitas panas yang tinggi. ***