
PEKANBARU - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Riau mengeluarkan peringatan dini terkait curah hujan tinggi yang mengguyur sejumlah kabupaten dan kota, Sabtu (10/10/2026) pagi. Kondisi cuaca ini membawa angin segar bagi warga provinsi tersebut yang belakangan terdampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan.
Hujan terpantau turun dengan intensitas tinggi sejak waktu Subuh di beberapa daerah. Warga menyambut turunnya presipitasi alami ini sebagai solusi atas kualitas udara yang memburuk.
"Hujan ini sangat ditunggu-tunggu warga Riau, sebab hujan ini lah yang diharapkan dapat mengurangi kabut asap," ungkap seorang warga, Yofa.
Berdasarkan pembaruan data cuaca pukul 04.05 WIB, curah hujan sedang hingga lebat mulai merata pukul 04.15 WIB. BMKG memprediksi kondisi ini akan berlangsung hingga pukul 07.15 WIB.
Wilayah terdampak meliputi Kabupaten Kampar, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Pelalawan, Rokan Hulu, dan Rokan Hilir. Cuaca serupa juga melanda wilayah Kabupaten Siak, Kuantan Singingi, Kepulauan Meranti, serta Kota Pekanbaru.
Otoritas cuaca turut memberikan peringatan terkait potensi kilat dan angin kencang yang menyertai hujan. Hujan lebat ini diprakirakan berpotensi meluas hingga ke kawasan pesisir, termasuk Kabupaten Bengkalis dan Kota Dumai.
Di wilayah Kubang Raya, Kabupaten Kampar, curah hujan yang tinggi dirasakan masyarakat hingga pukul 07.00 WIB. Kondisi ini membuat udara terasa lebih segar setelah sebelumnya tertutup asap pekat.
“Alhamdulillah, hujan deras dari tadi. Sampai pukul 07.00 WIB masih deras," jelas warga Kubang Raya, Hasma.
"Semoga hujan ini bisa menghilangkan asap, udara jadi bersih lagi dan kami bisa beraktivitas dengan nyaman," harapnya. ***