PEKANBARU – Kobaran api dengan cepat melahap lima unit bangunan di Kompleks Pergudangan Avian, Blok EE, Jalan Siak II, Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru. Insiden yang terjadi Senin (19/10/2026) malam ini memicu kepanikan warga, mengingat banyaknya material mudah terbakar di dalam kawasan tersebut.

Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi, titik api mulai terlihat sekitar pukul 19.00 WIB. Seorang penghuni kawasan, Faa (42), menuturkan bahwa sumber api pertama kali muncul dari lantai bawah Gudang Nomor EE 38.

"Api langsung membesar karena barang-barang di dalam gudang itu sangat mudah terbakar, kemudian terus merambat hingga ke bagian belakang dinding Gudang EE 02 dan EE 05," urainya.

Bangunan yang terdampak diketahui milik dua orang berbeda. Empat unit gudang, yakni EE 35, 36, 37, dan 38 merupakan milik Erick. Sementara itu, satu unit lainnya (EE 39) dimiliki oleh Alex, seorang warga asal Medan. Alex sendiri sedang tidak berada di lokasi kejadian dan baru mengetahui musibah tersebut setelah dihubungi oleh tetangganya.

Laporan mengenai kejadian ini segera direspons cepat. Saksi lainnya, Ahmad Zulhendri, yang mendapat informasi awal dari warga bernama Vera, turut membantu menghubungi petugas pemadam kebakaran. Tepat pukul 19.10 WIB, sebanyak tujuh armada mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kota Pekanbaru tiba di lokasi dan langsung menyemprotkan air ke titik api.

Perjuangan petugas membuahkan hasil. Sekitar pukul 23.00 WIB, kobaran api berhasil dipadamkan sepenuhnya. Petugas kemudian melanjutkan tahapan dengan proses pendinginan guna memastikan tidak ada lagi sisa titik api yang menyala di balik puing material bangunan yang hangus.

Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Meski demikian, kerugian material akibat terbakarnya kelima bangunan beserta isinya belum dapat ditaksir dan masih dalam tahap pendataan. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting atau hubungan arus pendek listrik. Area kejadian kini telah ditangani oleh aparat kepolisian, dan situasi di lokasi dipastikan kembali aman serta terkendali. (wpa)