
PEKANBARU - Tahapan paling menentukan dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA dan SMK Negeri di Riau telah dimulai Rabu (10/6/2026). Calon murid yang sudah mengaktifkan akun diwajibkan segera melangkah ke tahap pemilihan sekolah.
Sebanyak 68.322 siswa telah merampungkan aktivasi dan kini tengah bersaing di jalur penerimaan masing-masing. Bagi yang belum, pintu pendaftaran masih terbuka lebar dengan panduan yang sangat sederhana.
Proses aktivasi tidak memakan waktu lama asalkan dokumen pendaftaran sudah berada di tangan. Panitia menetapkan tiga lapis verifikasi awal yang wajib diisi dengan tepat oleh calon pendaftar.
Ketiga syarat utama tersebut mencakup pengisian Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) asal SMP, Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), serta mencocokkan tanggal lahir sesuai ijazah atau akta kelahiran.
Tim SPMB Riau, Jeffri Hunter, MPd mengingatkan pendaftar untuk segera memproses ketiga data tersebut ke dalam laman resmi agar tidak tertinggal.
Setelah akun menyala, jangan biarkan sistem menggantung. Pendaftar harus segera memilih jalur masuk, baik zonasi, prestasi, afirmasi, maupun perpindahan tugas orang tua.
"Risikonya, semakin lambat dia aktivasi akun maka akan semakin sedikit pilihan sekolah yang dia dapat," jelas Jeffri Hunter.
Dinas Pendidikan Provinsi Riau terus memantau pergerakan data pendaftar. Kuota penerimaan murni berbasis kompetisi waktu dan syarat kelulusan, sehingga siapa yang siap lebih awal memiliki keunggulan posisi dalam sistem. ***