PEKANBARU - Universitas Lancang Kuning (Unilak) Riau kembali membuktikan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang bermutu. Pada tahun 2026 ini, sebanyak 15 dosen dari berbagai fakultas di lingkungan kampus tersebut resmi menyandang status tersertifikasi secara nasional.

Keberhasilan para pendidik ini tidak diraih dengan mudah. Mereka harus merampungkan serangkaian tahapan evaluasi yang panjang, mulai dari kelengkapan portofolio, implementasi Tridharma perguruan tinggi, hingga mendapatkan penilaian langsung dari rekan sejawat serta mahasiswa.

Wakil Rektor I Unilak Bidang Akademik, Assoc Profesor Dr Zamzami, SKom MKom membenarkan pencapaian tersebut. Ia memandang kelulusan ini sebagai fondasi penting bagi peningkatkan standar pengajaran di dalam kelas yang akan berdampak langsung pada mahasiswa.

"Alhamdulillah, tahun ini belasan dosen kita berhasil lolos. Ini adalah pengakuan negara terhadap kompetensi, profesionalisme, dan kinerja mereka," jelasnya, Selasa (22/9/2026).

Tanggung Jawab Moral Pendidik

Lebih dari sekadar pemenuhan syarat administratif atau penerimaan tunjangan profesi, sertifikasi ini membawa tanggung jawab moral yang besar. Zamzami menekankan bahwa setiap tenaga pendidik yang telah lulus dituntut untuk lebih aktif menghasilkan publikasi ilmiah, berinovasi dalam metode pembelajaran, serta terjun langsung mengabdi kepada masyarakat.

Langkah tersebut sejalan dengan visi besar kampus untuk menjadi perguruan tinggi unggul pada tingkat nasional. Ke depannya, pihak universitas akan terus mendorong serta memfasilitasi dosen-dosen lain yang belum tersertifikasi agar siap mengikuti pembinaan pada tahun berikutnya.

Deretan Nama yang Lulus dan Apresiasi

Kelima belas nama yang berhasil lolos penilaian sertifikasi ini mewakili beragam disiplin ilmu di Unilak. Mereka adalah Andrie Herdiansyah, ST MT, Dr Burhan, SE, Desma Harmaidi, SE MSi, Dr Karmila Sari, MM, serta Masda Ulfa Arianti, SArs MDs.

Selain itu, turut lulus Dr M Firdaus, SPd MPd, Muammar Revnu Ohara, SIKom MIKom, Dr Muhammad Rawa El Amady, Rachmad Oky Syaputra, SH MH, dan Dr Tri Anggara Putra, SH MH. Daftar dosen profesional tersebut dilengkapi oleh Vebby, SKom MKom, Dr Vonny Indah Sari, STP MP, Yogo Turnandes, SKom MKom, Ahmad Ade Irwanda, ST MM, hingga Wentusasrapita, MM.

Rasa syukur turut disampaikan oleh salah satu dosen yang lolos, Ahmad Ade Irwanda. Akademisi yang kini tengah menempuh pendidikan strata tiga (S3) itu merasa bangga atas pengakuan yang diberikan oleh negara terhadap pengabdiannya selama ini.

"Tentu kami ucapkan terima kasih atas dukungan pimpinan universitas, dekan fakultas, dan rekan sejawat yang telah bersama-sama memberikan pengabdian dalam bertugas," tuturnya. ***