JAKARTA, GORIAU.COM - Cuaca yang kering telah menyebabkan titik api meningkat di Riau. Berdasarkan pantauan satelit NOAA pada Kamis (27/3/2014) sore, terdeteksi ada 173 titik api. Sedangkan, satelit Modis yang memiliki resolusi lebih detail mendeteksi 777 titik api pada Jumat (28/3/2014).

Titik api tersebar di Bengkalis 310, Rohil 103, Siak 99, Dumai 95, Inhil 50, Pelalawan 44, Inhu 41, dan Meranti 35. Asap pekat berasal dari lahan gambut terbakar di Dumai, Bengkalis, dan Siak.

"Asap menyebar di Riau, Sumut, dan sebagian Sumbar bagian timur. Kualitas udara juga menurun. Operasi pemadaman titik api dan asap masih terus dilakukan petugas," terang Sutopo Purwo Nugroho Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB melalui pesan elektronik pada Jumat.

Selain itu, sebanyak 1.000 personel TNI yang didatangkan dari Jakarta masih disebar di berbagai tempat. Satgas darat telah memadamkan 20.451 ha lahan terbakar.

Kepala BNPB Syamsul Maarif selaku komandan Satgasops telah memerintahkan satgas darat juga melakukan monitoring titik api dan asap dengan melakukan patroli pada siang dan malam hari. Patroli malam dilakukan di Merbau, Perawang, dan Teluk Meranti.

"Sepatu TNI banyak yang melepuh dan rusak terkena panas titik api. Beberapa pasukan dipindahkan ke lokasi terbakar dengan menggunakan helikopter," tambahnya.

Manggala Agni berhasil memadamkan 2.799 ha. Hujan buatan terus dilakukan dengan pesawat Hercules C-130 TNI AU dan Cassa 212. Total 86,9 ton NaCl telah ditaburkan ke awan-awan di atas Riau untuk menjatuhkan hujan. Beberapa kali hujan telah turun di Riau. Perlu hujan deras dan lama guna memadamkan titik api hingga tuntas.

Namun, kondisi cuaca yang kering menyebabkan awan-awan yang terbentuk tidak besar. Satgas udara mengerahkan 8 helikopter untuk pemadaman dengan water bombing. Total 3.030 kali penerbangan helikopter melakukan water bombing dgn menumpahkan 10,8 juta liter air ke titik api.

Sutopo menambahkan Mei hingga September mendatang akan makin kering. Potensi bencana asap makin besar jika pembakaran masih dilakukan. Perlu kerja sama semua pihak untuk mengatasi semua itu. ***

Punya info menarik di sekitar anda atau ingin berbagi berita silahkan sms ke 081275940999 atau via email: [email protected]