JAKARTA, GORIAU.COM - Tiga orang ditemukan telantar di sebuah pondok di tengah hutan di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Mereka ditemukan di lokasi yang sama pada waktu berbeda, yakni jarak tiga bulan hingga sepekan lalu.

Petugas menemukan mereka tinggal di sebuah pondokan di Petak 58A Resort Pemangku Hutan (RPH) Simongagrok, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto.

Tiga orang tersebut terdiri dari seorang laki-laki dan dua perempuan. Salah seorang di antaranya berasal dari Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Ia mengaku dibuang oleh anaknya sendiri tiga bulan lalu.

Kondisinya memprihatinkan. Tangan dan kaki dibalut perban seperti patah. Sedangkan satu perempuan dan laki-laki ditemukan empat hari lalu.

Ilham, petugas Perhutani, mengatakan, mereka diduga dibuang pada malam hari karena lokasi tersebut sepi.

Menurut Ilham, perempuan asal Ciamis itu tidak bisa berbicara dalam bahasa Jawa dan Indonesia. Namun, dari komunikasi seadanya, diketahui nama perempuan itu adalah Sengwan (58), asal Cipakaran, Ciamis.

Ia mengaku dibawa menggunakan mobil dari Ciamis oleh anaknya, berinisial Ng, lalu diturunkan di sekitar lokasi.

Kasi Penanganan Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto, Zainul Abidin, Kamis (13/2/2014) mengatakan, pihaknya sudah mengecek kondisi tiga orang tersebut. Dua di antaranya, yakni perempuan dan laki-laki yang ditemukan bersamaan, mengalami gangguan jiwa. Sedangkan perempuan asal Ciamis dalam kondisi normal, meski kaki dan tangannya sakit.

Pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto untuk mengevakuasi tiga orang tersebut. Sengwan akan dibawa ke rumah sakit. Bila sudah sembuh, ia akan ditampung di Panti Wredha Majapahit di Kecamatan Sooko, sambil menelusuri keberadaan keluarganya. (okz)