GAZA, GORIAU.COM - Serangan brutal Israel selama tujuh minggu telah menyebabkan sekitar 2.000 anak di Jalur Gaza, Palestina, menjadi yatim, demikian laporan Kementerian Sosial Palestina Selasa (9/9/2014) kemarin.

"Sekitar 2.000 anak Gaza harus kehilangan salah satu atau kedua orang tuanya akibat agresi Israel," kata pejabat kementerian Etimad Al-Tarshawi.

Dikatakannya, otoritas Palestina akan menghadapi krisis dalam penyediaan makanan untuk sejumlah besar anak yatim akibat serangan Israel baru-baru ini di Jalur Gaza.

Setidaknya 2.152 warga Palestina tewas dan hampir 11.000 lainnya terluka - sebagian besar dari mereka warga sipil - akibat 51 hari serangan Israel di Jalur Gaza, yang berakhir akhir bulan lalu.

Serangan Israel telah menghancurkan ribuan bangunan perumahan di daerah kantong pantai yang diblokade tersebut.

Serangan Israel, yang diluncurkan dengan tujuan menghentikan serangan roket dari Gaza, berakhir dengan pengumuman gencatan senjata terbuka antara Israel dan faksi-faksi perlawanan Palestina pada 26 Agustus lalu.***