
BAGAN BATU - Tumpukan berbagai jenis limbah berserakan di sepanjang trotoar dan marka Jalan Sudirman, Kota Bagan Batu, Kecamatan Bagan Senembah, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil). Kawasan yang merupakan akses jalan lintas Sumatera yang menghubungkan Provinsi Riau dengan Sumatera Utara ini kini menyerupai Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dadakan.
Di Indonesia, Sungai Kapuas di Kalimantan Barat dikenal sebagai sungai terpanjang mencapai 1.143 kilometer, disusul Sungai Mahakam sedalam 70 meter dan Sungai Siak di Riau sedalam 30 meter. Namun secara ironis, warga menyebut rentetan limbah di pusat kota ini sebagai "TPA terpanjang" di Riau.
Lokasi tumpukan sampah yang tidak terurai ini berdekatan dengan kawasan Pajak Baru atau Pasar Padi. Kondisi tersebut memicu perkembangbiakan lalat dan ulat, serta menimbulkan sumber bau menyengat yang menusuk hidung warga sekitar.
"Ini sudah menjadi kondisi setiap harinya, tapi bagaimanakah inilah adanya," keluh warga setempat, Rusli, Kamis (8/10/2026).
Warga lainnya mengungkapkan bahwa kebiasaan membuang sampah sembarangan di jalur ganda pusat kota ini telah berlangsung lama. Penanganan sering kali baru dilakukan secara reaktif jika masalah ini mendapat sorotan luas.
"Kalau naik diberitakan media, itu mendadak bersih karena petugas bergegas turun, tapi jika alfa, ya ini pemandangan biasa bagi kami warga di sekitar ini," beber seorang warga.
Masyarakat setempat tidak ingin sekadar menyalahkan pihak tertentu atas kesemrawutan ini. Mereka lebih memilih menuntut para petugas kebersihan yang direkrut oleh Pemkab Rohil agar bekerja optimal sesuai dengan isi kontrak kerja.
"Kami tidak menyalahkan siapapun Pak, tapi meminta tanggung jawab pekerja yang digaji Pemkab tersebut," tegas warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Secara kelembagaan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rokan Hilir sebenarnya telah memantau dan menangani persoalan tumpukan limbah di wilayah tersebut. Penanganan ini bahkan melibatkan pejabat berwenang dari tingkat kabupaten.
Kepala DLH Rokan Hilir, Suwandi tercatat sudah beberapa kali turun ke lapangan. Ia memimpin langsung proses pembersihan tumpukan sampah di sepanjang Jalan Sudirman kota sawit tersebut selama tahun 2026 ini. ***