
BAGANSIAPIAPI – Harapan keluarga untuk menyambut kepulangan Azhar (35) dengan selamat akhirnya pupus. Nelayan asal Kecamatan Kubu yang dilaporkan hilang usai terjatuh ke laut di perairan Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa pada Rabu (21/10/2026) sore.
Penemuan jasad ini mengakhiri operasi pencarian yang telah berlangsung selama tiga hari sejak korban dilaporkan hilang pada Senin (19/10/2026). Tubuh korban ditemukan mengapung terbawa arus ombak pada pukul 15.30 WIB oleh tim gabungan yang terdiri dari nelayan setempat, personel Pos Polairud, dan TNI AL Pos Panipahan.
Setelah dievakuasi dari perairan, jasad Azhar langsung dibawa menuju daratan untuk menjalani pemeriksaan awal oleh petugas medis puskesmas setempat. Pihak keluarga yang telah menunggu kemudian membawa jenazah kembali ke kampung halamannya di Kecamatan Kubu untuk dimakamkan.
Penghulu Panipahan Darat, Syopiar memastikan bahwa warganya yang hilang telah dievakuasi usai tim menyisir perairan secara intensif sejak awal pekan.
"Setelah beberapa hari menyisir perairan Panipahan, sore tadi jasad almarhum akhirnya berhasil ditemukan dan pencarian resmi dihentikan," terang Syopiar.
Ia menjelaskan bahwa keseharian Azhar memang dihabiskan di atas lautan untuk mencari ikan. Meski tercatat sebagai warga Kubu, korban selama ini menumpang tinggal di rumah kerabatnya yang berada di Panipahan Darat guna memudahkan akses melaut.
Kawasan Panipahan sendiri dikenal sebagai daerah pesisir Rokan Hilir yang berbatasan langsung dengan jalur pelayaran internasional Selat Melaka. Wilayah yang dijuluki 'kota terapung' karena berdiri di atas pesisir berlumpur ini berjarak sekitar 43 mil dari Bagansiapiapi, dengan kondisi arus laut yang kerap menantang bagi nelayan tradisional.
Solidaritas masyarakat pesisir tampak kental dalam insiden ini. Pengurus Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Rokan Hilir, Abdulrahman Yus mengapresiasi kekompakan para nelayan dan aparat yang tak kenal lelah mencari keberadaan korban di tengah laut.
"Nelayan kita sangat kompak. Alhamdulillah jenazah sudah berhasil dievakuasi dan dibawa pulang ke Kubu. Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang ikhlas turun ke laut melakukan pencarian hingga tuntas," pungkasnya. ***